Kejagung Periksa Mantan Pejabat Askrindo Terkait Korupsi di PT AMU





Dokumentasi Direktur Keuangan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Zulfan Lubis usai pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2021). Zulfan divonis 5 tahun penjara dan denda Rp1miliar dalam kasus penempatan dana Askrindo ke perusahaan investasi yang diperkirakan merugikan negara lebih dari Rp400 miliar.(Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Senin (21/6/2021) memeriksa dua saksi terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada PT Askrindo Mitra Utama (AMU) anak usaha Askrindo pada tahun anggaran 2016-2019.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebutkan dua saksi itu adalah mantan penjabat PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).

“Hari ini jaksa penyidik memeriksa dua orang saksi,” kata Leonard.

Ia lantas menyebutkan, inisial WW selaku mantan Direktur Pemasaran PT Askrindo periode tahun 2015-2019. WW diperiksa terkait dengan keuangan, pendapatan komisi, dan pengeluaran biaya komisi PT AMU. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Anggota Linmas Selangit Musirawas Tusuk Ketua KPPS





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kasus Penimbunan dan Niaga BBM Tanpa Izin di Lahat

Lahat, KoranSN Satgasres Ops Ilegal Driling Musi 2022 Polres Lahat mengamankan sejumlah barang bukti, Dugaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!