Kejagung Terus Usut Korupsi Hibah Sumsel 2013



Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Khaidirman

Palembang, KoranSN

Kejati Sumsel memastikan jika penanganan perkara kasus korupsi hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 hingga saat ini belum dilimpahkan Kejagung RI ke Kejati. Demikian dikatakan Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman, Kamis (17/9/2020).

Dari itulah kata Khaidirman, kasus hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 tersebut hingga kini masih terus diusut oleh Kejagung RI.

“Untuk penanganan kasus hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 belum dilimpahkan ke Kejati. Untuk itu perkara tersebut masih diusut oleh Kejagung,” tegasnya.

Menurutnya, belum lama ini memang ada penyampaian jika penanganan perkara tersebut direncanakan akan dilimpahkan Kejagung ke Kejati Sumsel.
“Namun itu baru direncanakan. Sebab sampai kini belum ada pelimpahannya,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, namun apabila nantinya penanganan kasus hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 ini dilimpahkan, tentunya Kejati Sumsel siap menindaklanjutinya.

“Seperti yang telah disampaikan Bapak Kajati Sumsel, apabila penanganannya dilimpahkan kami Kejati Sumsel siap menindaklanjutinya, dan kami tidak ada beban mengusut tuntas perkara tersebut,” terangnya.

Baca Juga :   Zainab Ditemukan Tewas Membusuk di Tempat Tidur

Sebelumnya Khaidirman mengatakan, jika rencana pelimpahan penanganan kasus korupsi hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 dari Kejagung RI ke Kejati Sumsel, tujuannya agar penanganan perkara lebih efisien.

“Arti efisien, sebab para saksinya banyak berada di Palembang, dan locus delicti atau tempat kejadian perkara ini juga terjadi di Kota Palembang. Inilah yang menjadi pertimbangan direncanakan perkara itu akan dilimpahkan ke Kejati Sumsel,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Dr Wisnu Baroto SH MHum saat jumpa pers peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 di Kejati Sumsel, Rabu (22/7/2020) mengungkapkan, jika Kejagung RI telah menyampaikan kepadanya untuk penanganan perkara kasus korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 akan diserahkan kepada Kejati Sumsel.

Menurutnya, terkait penyampaian tersebut dirinya selaku Kajati Sumsel siap apabila Kejagung RI nantinya melimpahkannya ke Kejati Sumsel.

“Sudah ada pembicaraan antara Kejagung RI melalui Jampidsus Kejagung kepada saya. Dalam pembicaraan itu, penanganan perkara kasus korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 akan diserahkan ke Kejati Sumsel. Ketika itu, saya sampaikan jika saya siap,” tegasnya.

Baca Juga :   Kejati Segera Limpahkan Berkas Alex-Mudai Tersangka Kasus Masjid Sriwijaya dan PDPDE Sumsel ke Pengadilan

Diungkapkan Kajati, Kejagung berencana menyerahakan penanganan perkara korupsi dana hibah dan Bansos Sumsel tersebut dikarenakan saat ini di Kejagung RI banyak perkara yang menumpuk.

“Oleh karena itulah, Kejagung akan menyerahkan perkara dana hibah dan Bansos Sumsel tahun 2013 kepada kita,” terangnya.

Masih dikatakannya, jika penanganan perkara korupsi tersebut telah resmi diserahkan ke pihaknya maka dirinya selaku Kajati Sumsel tidak ada beban mengungkap perkara tersebut.

“Saya tidak ada beban. Jadi saya siap menangani perkara korupsi dana hibah dan bansos Sumsel tersebut,” pungkas Kajati Sumsel saat itu. (ded)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

10 Anggota DPRD Muara Enim Tersangka Dugaan Suap Proyek dan Pengesahan APBD 2019 Segera Disidangkan

Palembang, KoranSN 10 anggota DPRD Muara Enim tersangka dugaan suap proyek pengadaan barang jasa serta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.