Kejaksaan Masih Kejar Tiga Tersangka Korupsi Dana Bank NTT

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Yulianto. (foto-antaranews)

Kupang, KoranSN

Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengejar tiga dari tujuh tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana fasilitas kredit pada Bank NTT, Cabang Surabaya yang merugikan negara Rp127 miliar.

Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Yulianto dalam keterangan pers di Kupang, Minggu (28/6/2020).

Yulianto mengatakan, hal itu terkait masih ada tiga tersangka kasus kredit Bank NTT yang belum memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan.

“Ada tiga dari tujuh tersangka yang belum ditangkap. Kami sudah melakukan pemanggilan namun ketiganya tidak gubris panggilan penyidik,” tegasnya.

Baca Juga :   Pengendara Motor Tewas Digilas Truk Tronton

Ia mengatakan, penyidik Kejaksaan Tinggi NTT akan terus mengejar ketiga tersangka itu hingga berhasil ditangkap pihak Kejaksaan.

“Kami telah mengendus keberadaan mereka. Tim Kami sudah disebar tinggal melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka,” tegas Yulianto.

Kejaksaan Tinggi NTT hingga Minggu (28/6/2020) sudah menangkap empat orang tersangka, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana fasilitas kredit di Bank NTT Cabang Surabaya yang merugikan negara sebesar Rp127 miliar.

Keempat orang tersangka yang telah diringkus penyidik Kejaksaan Tinggi NTT dalam kasus dugaan korupsi dana fasilitas kredit pada Bank NTT Cabang Surabaya yaitu Johanes Ronal Sulaiman, Siswanto Kondrata,Ilham Rudianto dan Stefanus Sulaimen.

Baca Juga :   Usai Minum Miras, 2 Tewas 1 Kritis

“Masih ada tiga dari tujuh orang yang kita sedang kejar. Kami pastikan ketiganya akan tertangkap juga,” kata Yulianto. (Antara/ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Benih Lobster Jadi “Tsunami” Politik Prabowo dan Jokowi

Jakarta, KoranSN Sepulang dari perjalanan dinasnya di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, Menteri Kelautan dan Perikanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.