Kejari Bidik Oknum Pejabat Pemkot Terkait Dugaan Korupsi Lift Kantor BPKAD Palembang





Tampak Kantor BPKAD Palembang. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Dugaan korupsi pengadaan lift di kantor BPKAD Kota Palembang tahun 2016 hingga kini terus diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang. Bahkan jaksa penyidik kini membidik keterlibatan oknum pejabat Pemkot Palembang.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaaan Negeri (Kejari) Palembang, Andi SH, Kamis (26/7/2018) mengungkapkan, meskipun saat ini sudah dua tersangka yakni “AR” dan “M” ditetapkan sebagai tersangka, namun pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap
keterlibatan oknum pejabat di Pemkot Palembang.

“Jadi terkait keterlibatan oknum pejabat Pemkot Palembang dalam dugaan kasus ini terus kami dalami, yang jelas jika ditemukan bukti, tentunya wajib kami tindaklanjuti dengan memprosesnya,” ujar Andi.

Dijelaskan Andi, pengadaan lift BPKAD Kota Palembang tersebut dilakukan pada tahun 2016 dengan pagu anggaran senilai Rp 1,4 miliar. Namun dari hasil penyelidikan terjadi dugaan kerugian negara.

“Lift itu harusnya menggunakan lift Mitsubishi dan Sanyo. Namun pada kenyataannya, lift yang dipergunakan diduga lift buatan Cina hingga terjadi dugaan kerugian negara. Kalau untuk jumlah dugaan kerugian negaranya saat ini masih dihitung oleh instansi yang berwajib. Namun dari penghitungan jaksa penyidik, jumlah dugaan kerugian negaranya sekitar Rp 310 juta,” ungkapnya.

Lanjutnya, dalam dugaan kasus ini tersangka “AR” merupakan oknum PNS Pemkot Palembang yang ketika dugaan kasus ini terjadi menjabat sebagai Kabid Anggaran BPKAD Palembang. Sedangkan untuk tersangka “M”, merupakan pihak rekanan dari perusahaan swasta di Jakarta.

Baca Juga :   Kejati Tegaskan Penyidikan untuk Mengungkap Tersangka Dugaan Korupsi KONI Sumsel 2021

“Keduanya ditetapkan menjadi tersangka hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh jaksa penyidik yang juga dikuatkan dengan keterangan saksi ahli serta alat bukti. Walaupun kini sudah dua tersangka telah ditetapkan, namun dugaan kasus ini masih kami lakukan penyelidikan dan penyidikan,” tandasnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandy saat dihubungi Suara Nusantara berharap semoga dugaan kasus ini bisa segera cepat selesai.

“Intinya, kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan kami dari Pemkot Palembang tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Semoga permasalahan ini cepat selesai,” jelas Amirrudin Sandy. (ded/den)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Puluhan Kios dan Ratusan Los Pasar Karang Kobar Banjarnegara Terbakar

Banjarnegara, KoranSN Bencana kebakaran terjadi di salah satu pasar terbesar di wilayah Kecamatan Karang Kobar,m …

error: Content is protected !!