Kejari PALI Ajarkan Anggota Korps Adhyaksa Untuk Berbagi

BINGKISAN – Yunitha Arifin saat memberikan bingkisan ke salah satu warga di Kecamatan Talang Ubi. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Menjelang peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-57 tahun, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten PALI menggelar bakti sosial di sekitar lingkungan Kantor Kejari yang terletak di bilangan Pahlawan Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Dengan mengusung tema ‘Satu Tujuan, Satu Sikap, Satu Hati Untuk Negeri’ Kejari PALI, berbagi ke sejumlah nenek jompo tidak mampu dan panti asuhan yang ada di Kecamatan Talang Ubi.

Kepala Kejari Kabupaten PALI Yunita Arifin, Kamis (20/7/2017) apa yang ia dan anggotanya lakukan adalah semata-mata hanya ingin untuk berbagi kepada sesama.

“Jadi kontennya kita untuk berbagi kepada sesama. Karena, Bhakti Adhyaksa ini ditujukan untuk peduli terhadap sesama. Selain itu, kita juga berharap setelah kegiatan bakti sosial ini, semua anggota korps adhyaksa untuk berpartisipasi menimbulkan kepedulian sosial, sehingga anggota korps adhyaksa tergerak hatinya untuk saling berbagi,” terangnya.

Baca Juga :   Tak Cukup Sosialisasi Protokol Kesehatan, Pemerintah Diharap Terapkan Disiplin Covid-19

Dirinya juga menjelaskan, makna memberikan ke anak-anak panti asuhan yaitu mengingatkan pesan Rasulullah SAW untuk peduli dan mencintai anak yatim. Sementara berbagi ke nenek-nenek jompo memberikan kesadaran kepada kita untuk selalu menghormati orang tua.

Ia juga mengatakan, perayaan HBA merupakan kali pertama sejak dibentuknya Kejari di Kabupaten PALI.

“Puncaknya tanggal 22 Juli 2017 kita merayakan HBA ke 57 tahun. Kegiatannya macam-macam, kita akan melalukan upacara HBA, tabur bunga di Makam Pahlawan Talang Ubi, dan dilanjutkan dengan merayakan HUT Adhyaksa Dharma Kartini ke 17 tahun, yaitu korps istri-istri anggota Adhyaksa,” ungkapnya.

Baca Juga :   Setiap Tahun Lubuklinggau Utara Diterjang Puting Beliung

Dirinya berharap, di HBA Ke-57 tahun pihaknya bersama-sama membangun negeri yang tercinta ini.

“Harapan sesuai dengan tema, artinya bahwa penegakkan hukum Kejari dalam rangka mendukung pembangunan, melalui instrumen pendampingan hukum, TP4D, DATUN. Tetapi tidak terlepas dari tindakan represif dan prefentif. Sehingga pembangunan di PALI tepat sasaran, tepat manfaat, tepat anggaran dan tepat waktu,” tutupnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kopi Jadi Program Prioritas Pemkot Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Kopi merupakan komoditi perkebunan andalan yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kota Pagaralam sejak …