Kejari Prabumulih Tahan Ketua dan Komisioner Bawaslu Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Rugikan Negara Rp 1,8 Miliar





Ketua dan Komisioner Bawaslu Prabumulih saat ditahan Kejari Prabumulih.(Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Rabu (23/11/2022) menetapkan tiga tersangka dugaan kasus korupsi penyimpangan pada kegiatan belanja dana hibah kepada lembaga/organisasi kemasyarakatan pada Bawaslu Kota Prabumulih tahun 2017-2018.

Ketiga tersangka tersebut, yakni ‘HJ’ Ketua Bawaslu Prabumulih Periode 2018-2023, ‘MIR’ Komisioner Bawaslu Prabumulih Periode 2018-2023, ‘IS’ Komisioner Bawaslu Prabumulih Periode 2018-2023. Ketiga tersangka tersebut langsung dilakukan penahanan di Rutan Kelas II B Kota Prabumulih.

Kajari Prabumulih, Roy Riyadi SH MH melalui Kasi Intel Anjasra Karya SH MH mengatakan, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Korupsi Kejari Prabumulih berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih Nomor: PRINT-04/L.6.17/Fd.1/07/2022 tanggal 07 Juli 2022 telah melakukan serangkaian kegiatan penyidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pada kegiatan belanja dana hibah kepada lembaga/organisasi kemasyarakatan pada Bawaslu Kota Prabumulih Tahun 2017-2018.

Baca Juga :   Kejagung RI Awasi Proyek Pembangunan di Sumsel

“Dari hasil penyidikan tersebut, penyidik telah menetapkan tiga tersangka, yakni ‘HJ’ Ketua Bawaslu Prabumulih Periode 2018-2023, ‘MIR’ Komisioner Bawaslu Prabumulih Periode 2018-2023, ‘IS’ Komisioner Bawaslu Prabumulih Periode 2018-2023. Jadi ketiga tersangka ini merupakan Ketua dan dua Komisioner yang masih aktif di Bawaslu Prabumulih,” tegasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ruben Achmad: Tergantung Alat Bukti yang Ditemukan KPK!

Palembang, KoranSN Pengamat Hukum Sumsel dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr H Ruben Achmad SH MH, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!