Kejari Terbitkan DPO Pemberi Gratifikasi Dugaan Korupsi PTSL 2019 di BPN Palembang







Kejari Palembang kini telah membuka penyidikan baru terkait dugaan kasus korupsi gratifikasi PTSL Tahun 2019 tersebut setelah sebelumnya dua terpidana telah divonis Hakim.

“Karena penyidikan baru telah dilakukan, maka untuk saksi-saksi nanti kita agendakan pemeriksaannya, namun untuk saat ini kita fokus dulu untuk mengejar A yang telah ditetapkan sebagai DPO,” pungkasnya.

Diketahui, dalam dugaan kasus korupsi tersebut sebelumnya Kejari Palembang telah menetapkan dua tersangka.

Kedua tersangka tersebut, yakni Ahmad Zairil yang saat dugaan kasus tersebut terjadi menjabat Kasi Hubungan Hukum BPN Palembang yang juga Ketua Panitia Adjudifikasi PTSL 2019, dan Joke mantan Kasi Penataan dan Pemberdayaan di BPN Kota Palembang yang tahun 2019 menjabat Kasubsi Penetapan Hak Tanah BPN Palembang serta Wakil Ketua Tim 2 Bidang Hubungan Hukum atau Yuridis BPN Palembang.

Baca Juga :   Putusan Mahkamah Konstitusi Jadi Bukti Baru Terpidana Tobing di Sidang PK Korupsi Hibah Sumsel 2013

Untuk kedua tersangka tersebut kini telah menjadi terpidana usai divonis Hakim. Dimana Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang yang diketuai Mangapul Manalu SH MH memvonis hukum pidana 4 tahun 6 bulan penjara untuk Ahmad Zairil, dan Joke divonis 4 tahun penjara. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

K-MAKI Minta Bareskrim Segera Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Kasus RUPS-LB Bank Sumsel Babel

Palembang, KoranSN Ir Feri Kurniawan Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Sabtu (22/6/2024) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!