Kejari Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Pagar Makam

Ilustrasi. (foto-net)

Pagaralam, KoranSN

Kejari Kota Pagaralam kembali menetapkan tersangka baru dugaan korupsi proyek pembangunan pagar makam di Dinas Sosial Kota Pagaralam. Demikian dikatakan Kajari Pagaralam, M Zuhri SH MH, Selasa (30/6/2020).

Penetapan tersangkan tersebut setelah ditahannya tersangka H Sukman selaku mantan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Pagaralam dan tersangka Doly Harven.

“Dalam dugaan kasus ini selaku Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen yakni tesangka H Sukman, sedangkan Doli Harven selaku Staf Bidang Jaminan Sosial di Dinsos yang merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan,” ujarnya.

Baca Juga :   Duel Maut, Warga 1 Ulu Meregang Nyawa

Pada dugaan kasus tindak pidana korupsi pembangunan pagar makam pada Dinsos tahun anggaran 2017 dengan 43 paket proyek sebesar Rp 6,977 miliiar, dengan kerugian negara sebesar Rp 697 juta ini, kini ada tersangka baru yang telah ditetapkan.

“Tetapi saat ini kami belum bisa menunjukan identitasnya, yang pasti ada, yang bekerja sama dengan mantan kepala Dinsos,” katanya.

Dikatakan Zuhri, Tunggu saja perkembanganya. “Kita tunggu perkembanganya, selain Kadinsos ada pejabat yang lain ditingkat ASN,” jelasnya.

Sementara itu Kasi Pidsus Kejari Pagaralam Welly Pramudia menambahkan, penyidikan sudah dilakukan oleh tim penyidikan.

Baca Juga :   Kejagung Serahkan Tahap Dua Berkas Joko Hartono Tirto ke Kejari Jakpus

“Keseluruhan pekerjaan pagar makam tahun angaran 2017 lalu, ada 49 paket pekerjaan, yang dinaikan disini 18 paket pekerjaan,” tutupnya. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Kadis Pemkab Indramayu Saksi Tersangka ARM

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (27/11/2020) memanggil dua kepala dinas (kadis) Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.