Kejati Sumsel Masih Agendakan Pemanggilan Para Saksi Dugaan Korupsi Izin Perkebunan



Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel saat melakukan penggeledahan. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kejati Sumsel kedepannya masih akan mengagendakan pemanggilan para saksi guna dilakukan pemeriksaan dalam penyidikan dugaan kasus korupsi penerbitan Surat Penguasaan Hak (SPH) untuk izin perkebunan dan kegiatan usaha perkebunan di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumsel tahun 2010-2023.

Demikian ditegaskan Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Sabtu (15/6/2024).

“Karena perkaranya sudah penyidikan tentu kedepannya saksi-saksi tetap diagendakan pemanggilan guna dilakukan pemeriksaan oleh Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel,” tegas Vanny.

Ia memastikan, jika proses penyidikan dugaan kasus korupsi tersebut berjalan di Kejati Sumsel.

“Bahkan sebelumnya sudah ada sejumlah saksi yang telah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel terkait penyidikan dugaan kasus korupsi tersebut,” ujarnya.

Dilanjutkan Vanny, pemeriksaan terhadap saksi-saksi dikarenakan perkara tersebut sudah tahap penyidikan umum di Kejati Sumsel.

Baca Juga :   Yaniarsyah & Caca Terdakwa PDPDE Sumsel dan TPPU Divonis 11 Tahun Penjara

“Kemudian pemeriksaan para saksi juga bagian dari serangkaian kegiatan penyidikan dugaan kasus korupsi tersebut yang kini proses penyidikannya sedang dilakukan oleh Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel,” tandas Vanny. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Sumsel Rampungkan Berkas Harbal Fijar Tersangka Dugaan Korupsi Internet Desa di Muba Rugikan Negara Rp 27 Miliar

Palembang, KoranSN Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel merampungkan berkas perkara Harbal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

    error: Content is protected !!