Kejati Sumsel Sebut Tersangka Harbal Fijar Diduga Terima Uang dari Langganan Internet Desa di Muba







Tersangka Harbal Fijar (rompi tahanan) saat ditahan oleh Kejati Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Harbal Fijar Kabid Pembangunan Ekonomi dan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Muba, Selasa (11/6/2024) ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi kegiatan pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal desa pada Dinas PMD Muba tahun 2019-2023, dengan modus dugaan markup harga langganan internet untuk sekitar 200 desa di Muba yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 27 miliar.

Diketahui, jika sebelumnya sudah ada dua tersangka yang telah lebih dulu ditetapkan, mereka yakni; Muhamad Arif selaku Direktur PT Info Media Solusi Net (ditahan) dan tersangka Riduan oknum ASN pada Dinas PMD Muba (DPO).

“Adapun modus operandi tersangka yang baru ditetapkan (Harbal Fijar), tersangka selaku Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi dan Desa Pada Dinas PMD Kabupaten Muba diduga menerima uang hasil aliran dana kegiatan langganan internet desa dari tersangka yang sudah lebih dulu ditetapkan yaitu Direktur PT Info Media Solusi Net (tersangka Muhamad Arif),” sebut Aspidsus Kejati Sumsel, Umaryadi SH MH didampingi Kasi Penyidikan Khaidirman SH MH dan Kasi Penkum Vanny Yulia Eka Sari SH MH.

Baca Juga :   Ungkap Tersangka Dugaan Korupsi KONI Sumsel 2021, Kejati Tegaskan Para Saksi Terus Dipanggil

Masih dikatakan, dalam penyidikan perkara tersebut sudah puluhan saksi yang telah dilakukan pemeriksaan. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

K-MAKI Minta Bareskrim Segera Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Kasus RUPS-LB Bank Sumsel Babel

Palembang, KoranSN Ir Feri Kurniawan Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Sabtu (22/6/2024) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!