Kejati Yakin dengan Tuntutan Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel





Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kejati Sumsel melalui Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Mohd Radyan SH MH, Selasa (2/8/2022) menegaskan, jika pihaknya yakin dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk Aran Haryadi (Pimpinan Divisi Kredit Bank Sumsel Babel) dan Asri Wisnu Wardana (Pegawai Analis Kredit Bank Sumsel Babel), terdakwa dugaan kasus korupsi kredit modal kerja Bank Sumsel Babel.

Hal tersebut diungkapkannya terkait kedua terdakwa akan menjalani sidang vonis atau putusan pada Rabu (3/8/2022).

Baca Juga :   12 Orang Positif Corona, Covid-19 di Sumsel Jadi 953 Kasus

“Kami yakin dengan tuntutan JPU, dimana dalam perkara ini kedua terdakwa diduga telah terbukti melakukan perbuatan dugaan tindak pidana korupsi. Sehingga dalam sidang sebelumnya kedua terdakwa dituntut
JPU masing-masing 2 tahun penjara,” tegasnya.

Masih dikatakannya, tuntutan pidana tersebut telah sesuai dengan fakta persidangan.

“Jadi sudah sesuai dengan fakta hukum di persidangan. Dimana selama persidangan JPU telah menghadirkan saksi-saksi dan alat bukti,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, terkait vonis Hakim yang nantinya akan dibacakan di persidangan tentunya pihaknya akan menghormati putusan tersebut.

“Kita hormati putusan Hakim nanti, dan kita lihat disidang nanti berapa tahun vonis untuk kedua terdakwa. Namun yang jelas kami tetap dengan tuntutan,” pungkasnya

Baca Juga :   Bawa Sajam Warga Kertapati Diringkus Tim Hunter 

Diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang, Efrata Happy Tarigan SH MH, Selasa (2/8/2022) menunda sidang vonis atau putusan terdakwa Aran Haryadi dan Asri Wisnu Wardana. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Fokus Ungkap Tersangka Dugaan Korupsi Program SERASI 2019 di Banyuasin

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, minggu (7/8/2022) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.