Keluarga Sofyan Driver Taksi Online Minta Pelaku Dihukum Berat

Pihak keluarga saat berkumpul di rumah orang tua Sofyan. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Keluarga Sofyan (47), driver taksi online yang jenazahnya ditemukan sudah tidak utuh lagi di kawasan Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (13/11/2018) meminta kepada penegak hukum agar pelakunya dijatuhkan hukuman berat.

Demikian dikatakan Hidayat (29), adik kandung Sofyan yang menjadi juru bicara keluarga korban saat ditemui di rumah orang tua Sofyan di Jalan Jenderal Sudirman Gang Pelita Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Palembang.

“Apabila nanti terbukti jenazah itu benar kakak saya Sofyan, maka kami pihak keluarga meminta agar para pelakunya dijatuhkan hukuman yang seberat-beratnya, setimpal dengan perbuatan yang telah dilakukan oleh para pelaku tersebut kepada kakak saya,” tegasnya.

Menurutnya, sejauh ini pihak keluarga sudah mendapat kabar terkait ditangkapnya satu pelaku dan juga telah ditemukannya jenazah di Muratara. Namun untuk kepastian jenazah tersebut adalah Sofyan, pihak keluraga masih menunggu penyampaian resmi dari kepolisian Polda Sumsel yang menyelidiki kasus hilangnya korban.

“Jenazah tersebut nantinya kan akan diperiksa terlebih dahulu, termasuk dilakukan tes DNA untuk memastikan apakah benar jenazah tersebut kakak saya. Untuk itu kami pihak keluarga masih menunggu kepastiannya dari kepolisian, sebab untuk saat ini belum ada penjelasan resmi dari polisi jika jenazah itu adalah kakak saya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Polisi Usut Kasus Tewasnya 3 Anak Buah Kapal di Dalam Tongkang

Diungkapkannya, apabila nanti sudah diberikan penjelasan dari kepolisian tentunya pihak keluarga akan menerima dengan lapang dada apapun yang akan disampaikan. Bahkan pihak keluarga ikhlas jika ternyata hasil pemeriksaan polisi diketahui jika jenazah tersebut adalah Sofyan.

“Kami ikhlas kalau benar jenazah itu kakak saya. Bahkan ayah kami, yakni Kgs H Abdul Roni (70) dan istri Sofyan, Fitriani (32) beserta keluarga lainnya pasti tegar dan kuat menerima kabar buruk tersebut,” katanya.

Lebih jauh dikatakan Hidayat, bahkan semenjak Sofyan hilang dan hingga saat ini pihak keluarga selalu berkumpul untuk berdoa dan membaca Yasin. Hal ini dilakukan agar Sofyan diberikan yang terbaik.

“Jadi setiap malam kami selalu berkumpul di rumah ini untuk mendoakannya. Dari itulah kami pihak keluarga sudah siap apapun kabar yang nantinya kami terima terkait hilangnya kakak kandung saya Sofyan,” jelasnya.

Baca Juga :   Indetitas Mayat yang Ditemukan Telah Jadi Tengkorak di Prabumulih Masih Misteri

Lanjut Hidayat, Sofyan memang sudah lama menjadi sopir, karena pekerjaan tersebutlah yang menjadi mata pencarian bagi Sofyan untuk menghidupi istri dan keempat anaknya.

“Kalau menjadi driver taksi online, kakak Sofyan baru sekitar satu tahun. Namun sebelumnya, kakak saya ini sudah bekerja bertahun-tahun menjadi sopir antar jemput anak-anak sekolah. Jadi sopir memang pekerjaannya sejak dulu,” tandasnya.

Sementara pantauan di lapangan, tampak pihak keluarga Sofyan sudah banyak berkumpul di rumah orang tuanya tersebut. Para keluarga terlihat duduk di kursi yang telah di persiapkan di samping halaman rumah, bukan hanya itu pihak keluarga juga terlihat duduk memenuhi teras dan ruang tamu. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Saksi Untuk Tersangka Walikota Dumai

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengurusan …