Kematian Mendadak Kerbau di OKI Disebabkan Kuman Septiceimia epizootica







Petugas saat meninjau ternak yang mati mendadak. (Foto-Maniso/KoranSN)

Kayuagung, KoranSN

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah melakukan sejumlah langkah mitigasi terkait kematian mendadak ratusan kerbau pada beberapa kecamatan di Kabupaten OKI beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan OKI Dedy Kurniawan SSTP MSi mengatakan, pihaknya telah melakukan uji sampel untuk memastikan penyebab kematian kerbau secara mendadak tersebut.

“Setelah dilakukan pengujian laboratorium terhadap dugaan keracunan di Balai Veteriner Lampung, hasilnya negatif. Dan berdasarkan anamnesa, pemeriksaan fisik dan klinis, menunjukkan gejala penyakit Septiceimia epizootica (SE),” ujar Dedy beberapa hari lalu. Pihaknya terang Dedy, telah melakukan langkah kongkrit sejak menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga :   Warga Minta PTBSP Kembalikan Lahan

“Melakukan penguburan bangkai kerbau, disinfeksi massal pada kandang kerbau, pengobatan serentak, vaksinasi dan upaya surveilan,” terang dia. Terkait adanya kematian kerbau pasca vaksinasi dijelaskan Dedy, bisa dipengaruhi oleh ternak kerbau sudah terjangkit kuman SE, namun tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polres Muara Enim Gelar Pertandingan Gaplek Meriahkan HUT Bhayangkara ke-78

Muara Enim, KoranSN Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-78, Polres Muara Enim menggelar pertandingan gaplek …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!