Kemendes: Pengembangan Desa Komodo Harus Satu Paket



Kasubdit Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Wilayah dua Direktorat Jenderal (Kemendes PDTT) Dr Widarjanto. (Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengatakan konsep pengembangan Desa Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi desa wisata berbasis budaya maritim harus dilakukan satu paket sekaligus agar berdampak pada lokasi lainnya.

“Saya kira tempat wisata berdiri sendiri tidak bisa atau tidak berdaya dengan baik,” kata Kasubdit Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Wilayah dua Direktorat Jenderal (Kemendes PDTT) Dr Widarjanto pada diskusi daring dengan tema peluang dan pengembangan Desa Komodo menuju desa wisata berbasis budaya maritim yang dipantau di Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga :   Jokowi Minta Penyaluran BLT Desa dan Bansos Tunai Disederhanakan

Artinya, wisatawan yang mengunjungi Taman Nasional Komodo (TNK) tidak hanya mengunjungi satu titik saja melainkan dapat diarahkan pada lokasi lainnya.

Sebagai contoh, sebelum menuju Pulau Komodo, perjalanan wisata dari Pulau Rinca dan Pulau Padar dapat dimulai dari lokasi lain misalnya Pulau Kelalawar, Pulau Kelor, Pink Beach, Loh Liong, Desa Komodo dan baru menuju Pulau Komodo.

HALAMAN SELANJUTNYA>>

 

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penyaluran Dana Desa Semester I di NTT Capai Rp802,4 Miliar

Kupang, KoranSN Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan mencatat nilai penyaluran anggaran Program Dana Desa di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.