Kemenkes Kucurkan Rp59 Miliar untuk Pencegahan Stunting di Kalbar

Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK setempat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S STP MSi saat menjadi bintang tamu dalam acara Podcast di salah satu media cetak di Pontianak pada Kamis (4/1/2023)..(Foto-Antara)

Pontianak, KoranSN

Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson mengatakan, pemerintah pusat mengucurkan APBN melalui Kementerian Kesehatan sebesar Rp59 miliar dalam satu tahun, yang ditransfer ke rekening Puskesmas untuk mempercepat penanganan stunting di Kalbar.

“Kita juga mendorong setiap perusahaan menggunakan dana CSR mereka untuk membantu Posyandu dalam penanganan stunting di setiap desa. Dengan adanya sumber dana ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tenaga dan relawan kesehatan kita untuk bersama-sama mencegah stunting,” kata Harisson di Pontianak, Kamis.

Baca Juga :   Dinkes Cianjur Masih Menunggu Hasil Penyelidikan Komnas KIPI

Harisson menjelaskan, sejak menjabat sebagai Pj Gubernur Kalbar, dirinya bersama PKK dan pihak terkait lainnya telah menjalankan program penurunan angka stunting dengan mengunjungi Pos Pelayanan Terpadu di seluruh Kalimantan Barat. Langkah-langkah termasuk edukasi gizi, sosialisasi makanan sehat, pembagian makanan bergizi, dan melibatkan stakeholder terkait.

Dia menjelaskan pula bahwa stunting adalah gangguan pertumbuhan pada anak akibat gangguan gizi kronis. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dinkes Tasikmalaya Terus Pantau Kesehatan Penyelenggara Pemilu

Tasikmalaya, KoranSN Tim Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus memantau kondisi kesehatan para penyelenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!