Kemenkes Kucurkan Rp59 Miliar untuk Pencegahan Stunting di Kalbar









Ia menekankan pentingnya perhatian pada gizi anak sejak janin hingga usia dua tahun karena memengaruhi pertumbuhan otak.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar itu juga menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya tugas pemerintah, melainkan juga melibatkan peran ibu-ibu PKK, perusahaan, dan instansi lain. Program pemerintah fokus pada pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan investasi.

Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari menambahkan, PKK memiliki program khusus untuk mendukung penanganan stunting di 2024.

Mereka berupaya meningkatkan pengetahuan ibu-ibu, remaja putri, dan ibu hamil tentang gizi dan pola asuh anak.

Windy memaparkan menu pendamping ASI yang penting untuk pencegahan stunting.

Panggilan kepada masyarakat Kalimantan Barat untuk bersama-sama menyukseskan penurunan angka stunting, dengan aksi “Serbu Posyandu,” menjadi pesan penting dari PKK Kalbar.

“Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing tinggi,” kata Windy.(Antara/ded)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kiat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Berpuasa

Jakarta, KoranSN Dokter Gigi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Seribu drg Melanie Veronica, MPH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!