Kemenkumham Sumsel Buka Program Sekolah Kejar Paket di Lapas/Rutan/LPKA



“Di Lapas Sekayu sendiri bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan belajar mengajar tersebut dilakukan tiga kali dalam seminggu yakni mulai hari Senin-Rabu. Kemudian, materi pembelajaran yang didapat sama seperti di sekolah formal pada umumnya,” jelas Mantan Kepala Lapas Merah Mata Palembang tersebut.

Meski harus hidup dibalik jeruji besi, hak untuk memperoleh pendidikan harus selalu diberikan.

“WBP harus meningkatkan kualitas diri dengan belajar agar mendapat ijazah untuk melamar pekerjaan, karena ijazah yang dikeluarkan pada sekolah kejar paket diakui keabsahannya layaknya sekolah formal,” ungkapnya.

Seperti tujuh WBP Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, kata Ilham, yang mendapatkan ijazah setelah menjalani pendidikan Kejar Paket pada 11 September 2023 lalu. Tiga diantara mereka bahkan sudah bebas dan tidak berada di Lapas lagi.

Selain itu, terkait pendidikan bagi anak yang berhadapan dengan hukum, Kemenkumham Sumsel melalui Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Palembang juga memiliki pendidikan formal yakni sekolah Filial bagi anak SD, SMP dan SMA. Sekolah Filial di LPKA Kelas 1 Palembang ini merupakan percontohan se-Indonesia.

Baca Juga :   H Abdul Rozak Optimis Terima Dukungan dari PAN

“Sekolah Filial ini bekerjasama dengan SD, SMP dan SMA Negeri di Palembang. Untuk siswanya sendiri, SD ada 40-an anak, di tingkat SMP ada 50-an anak dan tingkat SMA ada 30-40 anak. Itu jumlah rata-rata anak ikut sekolah Filial dari tahun ajaran 2016 sampai 2023,” tutup Ilham. (ded)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Tim Perancang Kemenkumham Sumsel Sinergi dengan DPRD Banyuasin dalam Penyusunan Ranperda

Palembang, KoranSN Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan menggelar Rapat Mediasi Konsultasi Penyusunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!