Kemenkumham Sumsel Lakukan Analisis Hukum Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector







Kanwil Kemenkumham Sumsel saat melakukan analisis hukum penarikan paksa kendaraan oleh debt collector. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Melihat maraknya tindakan debt collector yang menarik paksa kendaraan masyarakat di jalan karena menunggak pembayaran, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melakukan analisis data dan informasi terkait permasalahan tersebut menggunakan Sistem Informasi Penelitian Hukum dan HAM (Sipkumham), Selasa (14/5/2024).

Hadir sebagai narasumber, AKBP Drs Faisol Majid dari Polda Sumatera Selatan menyampaikan pemahaman mengenai hal tersebut dihadapan peserta yang hadir, termasuk dari perwakilan perusahaan leasing dan jual beli kendaraan bermotor.

Baca Juga :   Jokowi: Indonesia Siap Sambut Asian Games

“Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 18/PUU-XVII/2019, intinya adalah pihak kreditur/leasing dapat menarik kendaraan yang menjadi objek jaminan fidusia jika ada kesepakatan/pengakuan mengenai cedera janji (wanprestasi) serta debitur secara sukarela menyerahkan objek jaminan fidusia,” paparnya.

Secara tegas, Kabag Wasidik Ditreskrimum Polda Sumsel tersebut menjelaskan, jika kedua syarat tersebut tidak terpenuhi dan pihak kreditur/leasing melakukan pengambilan kendaraan secara paksa, baik penagih/debt collector maupun pihak kreditur dapat diancam telah melakukan perbuatan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 335 KUHP jo Pasal 55 KUHP (perbuatan tidak menyenangkan) dan atau Pasal 365 KUHP jo Pasal 55 KUHP (pencurian dengan kekerasan). HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Belum Sebulan Menjabat, Kepala Dispenda Sudah Diganti







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Jaga Keindahan Atasi Banjir, Pj Walikota Palembang Ucok Abdulrauf Launching Program Gotong Royong Jumat Bersih

Palembang, KoranSN Upaya menjaga kebersihan dan keindahan Kota Palembang, Pj Walikota Ucok Abdulrauf Damenta di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!