Kemenkumham Sumsel Siap Ciptakan Netralitas Bagi Aparatur Pemerintah dalam Menyukseskan Pemilu 2024

Suasana foto bersama saat penyuluhan hukum. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Dalam rangka menciptakan netralitas aparatur pemerintah demi menyukseskan pemilihan umum (Pemilu) Tahun 2024, Kementerian Hukum dan HAM melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) menyelenggarakan Kick-Off penyuluhan hukum serentak secara hybrid, Selasa (23/1/2024).

Kegiatan Penyuluhan Hukum Serentak (Luhkumtak) kali ini dilaksanakan pada 33 Kantor Wilayah dan 66 titik penyuluhan yang tersebar di seluruh Indonesia. Melibatkan tenaga fungsional penyuluh hukum dan Pemberi Bantuan Hukum (PBH) di seluruh wilayah, acara ini dihadiri oleh 2.640 peserta.

Baca Juga :   Kakanwil Kemenkumham Sumsel Dorong Satker Optimalkan Kinerja Secara Akuntabel

Kepala Pusat Pembudayaan dan Bantuan Hukum BPHN, Sofyan saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pemilu esensinya merupakan proses pembelajaran dalam rangka pendewasaan bangsa.

Menurutnya, Pemilu juga merupakan momentum ujian bagi seluruh elemen bangsa, mengenai seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.

“Oleh karena itu, marilah kita ukir sejarah baru dengan menjadikan keseluruhan rangkaian Pemilu 2024 ini sebagai momentum kehidupan demokrasi yang makin matang dan dewasa. Demokrasi yang memberikan ruang kebebasan dan menjunjung tinggi netralitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur Pemerintah serta dijalankan secara damai, tertib, dan penuh etika,” ujar Sofyan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Tahun Depan, Alat Ukur Harus Dikalibrasi



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Kampanyekan Pembangunan Zona Integritas

Palembang, KoranSN Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumsel, Rahmi Widhiyanti yang mewakili Kakanwil Kemenkumham Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!