Kemenkumham Sumsel Terus Sosialisasikan Pentingnya Perlindungan Kekayaan Intelektual





Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan sebagai instansi vertikal dan perpanjangan tangan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di daerah, terus mendorong Pemerintah Daerah untuk mendaftarkan potensi Kekayaan Intelektual Komunal yang dimilikinya.

Mengenai Kekayaan Intelektual Komunal, Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ilham Djaya, Sabtu (20/4/2024) menjelaskan, merupakan kekayaan intelektual yang berupa Ekspresi Budaya Tradisional (EBT), Pengetahuan Tradisional (PT), Sumber Daya Genetik (SDG) dan Potensi Indikasi Geografis.

Baca Juga :   TP PKK Sumsel Sinergikan Program Kerja Tahun 2021

Lebih jauh menurutnya, secara umum Kekayaan Intelektual Komunal merupakan Kekayaan Intelektual yang kepemilikannya bersifat kelompok, berbeda dengan jenis Kekayaan Intelektual lainnya yang kepemilikannya bersifat eksklusif dan individual.

“Kekayaan Intelektual Komunal merupakan warisan budaya tradisional yang perlu dilestarikan, hal ini mengingat budaya tersebut merupakan identitas suatu kelompok atau masyarakat,” tuturnya.

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya menyebut, bahwa Provinsi Sumatera Selatan yang dikenal dengan sebutan Bumi Sriwijaya menyimpan banyak potensi Kekayaan Intelektual Komunal, dapat mendorong perekonomian negara, sehingga perlindungan dan pemanfaatan terhadap kekayaan intelektual komunal harus terus ditegakkan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Ocktap Riady: Agus Harizal Miliki Kemampuan untuk Memimpin PWI Sumsel







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ratu Dewa Dampingi Kepala BKKBN RI Cek Pelayanan KB di RS Pusri Hingga Kunjungi Kampung KB Cempaka

Palembang, KoranSN Pj Walikota Ratu Dewa mendampingi Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo saat melakukan peninjauan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!