Kemenpan RB: ASN yang ke IKN Jadi 6.000 Orang Berdasarkan Prioritas









Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB, Erwan Agus Purwanto di Jakarta, Rabu (21/2/2024). (Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyatakan kloter pertama para aparatur sipil negara (ASN) yang dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi 6.000 orang karena berbasis prioritas pembangunan.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB, Erwan Agus Purwanto mengatakan prioritas pembangunan yang dimaksud adalah sektor prioritas bagi pemerintah dalam 5-10 tahun ke depan. Sehingga pertambahan jumlah ASN yang dipindahkan ke IKN ke depan pun bakal menyesuaikan dengan prioritas pembangunan tersebut.

Baca Juga :   Lindungi Kekayaan Intelektual, Kemenkumham Sumsel Bakal Luncurkan Jelajah Indikasi Geografis Sumsel

“Di situ akan dipetakan mana ASN kita tumbuh sesuai prioritas, mana yang tidak bertambah karena sesuai prioritas,” kata Erwan di Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Nantinya, kata dia, prioritas pembangunan bakal berdasarkan dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), sehingga nanti yang dikerjakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) disesuaikan oleh Kemenpan RB terkait kepindahan ASN.

Menurut dia, IKN bukan hanya dibangun secara fisik, melainkan juga dibangun dengan mempertimbangkan smart government makanya kinerja ASN di IKN pun bakal didukung oleh para ASN yang berada di luar IKN secara hibrida. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Banjir di Bangkalan Meluas ke Tiga Kecamatan











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Presiden Jokowi Dijadwalkan Gelar “Open House” di Jakarta saat Lebaran

Jakarta, KoranSN Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan menggelar acara ramah-tamah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!