Kementerian ESDM dan SKK Migas Cek Proyek Gas Nasional Bintuni





Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Tutuka Ariadji bersama Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto melakukan kunjungan lapangan guna mengecek keberlangsungan dan kepastian penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) hulu migas tangguh train tiga di kabupaten Bintuni, Provinsi Papua Barat. (Foto-Antara)

Sorong, KoranSN

Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji bersama Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto melakukan pengecekan terhadap keberlangsungan dan kepastian penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) hulu migas tangguh train tiga di Kabupaten Bintuni, Provinsi Papua Barat.

Baca Juga :   Peraturan Menteri dan Kepala Lembaga Harus atas Persetujuan Presiden

“Kunjungan lapangan juga dihadiri staf ahli Menteri ESDM, Nanang Untung dan Triharyo Soesilo serta Direktur Pembinaan Usaha Hulu, Ditjen Migas, Mustafid Gunawan,” kata Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto dalam rilis Departemen Humas SKK Migas Papua dan Maluku yang diterima di Sorong, Kamis (23/6/2022).

Dwi Soetjpto mengatakan kunjungan lapangan Kementerian ESDM dan SKK Migas tersebut, memiliki arti penting terhadap kepastian penyelesaian proyek strategis nasional gas bumi di Kabupaten Bintuni untuk meningkatkan kapasitas produksi guna mendukung perekonomian nasional.

Baca Juga :   Pemerintah Siapkan Kebutuhan Daging Dengan Memobilisasi Sapi Lokal

Produksi gas tersebut untuk memenuhi kebutuhan domestik yang dialokasikan mencapai 75 persen serta upaya untuk mendorong segera terwujudnya penerimaan negara dari penjualan gas tangguh train tiga Bintuni. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Seorang Warga Meninggal Akibat Gempa di Tapanuli

Jakarta, KoranSN Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dan sembilan lainnya luka saat terjadi guncangan gempa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!