Kemunculan Omicron dan kasus COVID Global Lampaui 400 Juta



Warga merayakan tahun baru di alun-alun utama Zagreb, Kroasia, Sabtu (1/1/2022). Perayaan Tahun Baru 2022 dilakukan di tengah penambahan kasus COVID-19 dunia yang mencapai 1.519.122 kasus dalam 24 jam terakhir atau total jumlah kasus COVID-19 global yang menembus angka 288.348.546 per Sabtu (1/1/2022) pukul 07.14 WIB. (Foto-Antara/Reuters)

Bengaluru, KoranSN

Kasus COVID-19 global melampaui angka 400 juta pada Rabu (9/2/2022), menurut penghitungan Reuters, karena varian Omicron yang sangat menular mendominasi wabah dan melemahkan sistem kesehatan di beberapa negara.

Baca Juga :   Kepolisian Myanmar Menahan PelajarDdemonstran di Wilayah Rakhine

Varian Omicron, yang mendominasi lonjakan di seluruh dunia, menyumbang hampir semua kasus baru yang dilaporkan setiap hari. Sementara kasus mulai menurun di banyak negara, rata-rata lebih dari 2 juta kasus masih dilaporkan setiap hari, menurut analisis Reuters.

Kematian, yang cenderung mengikuti kasus, telah meningkat 70 persen dalam lima minggu terakhir berdasarkan rata-rata tujuh hari.

Sementara bukti awal dari beberapa negara menunjukkan bahwa infeksi Omicron lebih ringan daripada varian sebelumnya, sejumlah besar kasus berpotensi membebani sistem perawatan kesehatan secara global.

Baca Juga :   Finlandia Musnahkan Hewan Berbulu di Peternakan Temuan Flu Burung

Butuh lebih dari sebulan untuk kasus COVID mencapai 400 juta dari 300 juta, dibandingkan dengan lima bulan untuk kasus mencapai 300 juta dari 200 juta, menurut penghitungan Reuters. Pandemi telah menewaskan lebih dari 6 juta orang di seluruh dunia. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Uni Emirat Arab Alami Curah Hujan Terbesar dalam 75 Tahun Terakhir

Istanbul, KoranSN Uni Emirat Arab (UAE) mengalami curah hujan terbesar dalam 75 tahun terakhir pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!