Kepala BNPB: Diperlukan Pergeseran Paradigma Penanganan Bencana



Tangkapan layar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto dalam pembukaan Webinar Internasional “Builing the Coastal Regional and Community Resilience in Times of Tubulence:Recalibrating Out Development-Resilience Relation” secara daring di Jakarta, Kamis (2/12/2021).(Foto-Antara/ded)

Jakarta, KoranSN

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto mengatakan dalam penanganan bencana diperlukan pergeseran paradigma guna mengurangi dampak kerugian dari suatu kejadian.

“Diperlukan pergeseran paradigma penanganan bencana dari hanya paradigma pengurangan risiko semata ke dalam paradigma gagal kebijakan,” kata Suharyanto dalam pembukaan Webinar Internasional “Builing the Coastal Regional and Community Resilience in Times of Tubulence:Recalibrating Out Development-Resilience Relation” secara daring di Jakarta, Kamis.

Menurut Suharyanto, banyaknya kejadian bencana tsunami di Indonesia, bahkan sampai memakan ratusan ribu korban jiwa pada tsunami Aceh 2004, harus menjadi pelajaran bagi pemangku kebijakan untuk mengambil keputusan lebih bijak dan tidak menimbun kerawanan di masa mendatang. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

TKDN Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Melampaui Target

Jakarta, KoranSN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut tingkat komponen dalam negeri (TKDN) subsektor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.