Kepergok, Pencuri Tikam Korban dengan Gunting







Tersangka Romadhon saat mendapat perawatan medis di rumah sakit usai kakinya ditembak polisi. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Romadhon (25), warga Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan 2 Ilir D1 Kecamatan IT I Palembang harus merasakan timah panas pihak kepolisian Polsek Kemuning bersarang di kakinya. Tersangka dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap usai kepergok mencuri.

Tersangka melakukan pencurian, Senin (30/7/2018) pukul 05.15 WIB di Ruko lantai tiga di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning milik korban Joni (37). Bahkan saat mencuri, tersangka nekat menikam perut dan lengan korban dengan gunting, lantaran aksi kejahatannya kepergok oleh korban. Beruntung nyawa korban selamat setelah korban teriak lalu ditolong polisi dan warga sekitar.

Kapolsek Kemuning Palembang, AKP Robert P Sihombing didampingi Kanit Reskrim, Iptu Arlan Hidayat mengatakan, tersangka ditangkap oleh jajaran Sat Reskim Polsek Kemuning yang saat kejadian sedang melakukan patroli di sekitaran Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Jadi ketika kejadian, kebetulan ada anggota Sat Reskrim kita melintas, saat itulah anggota mendengar suara minta tolong dari korban. Sehingga petugas langsung mendekati Ruko korban. Setiba di lokasi, anggota melihat tersangka Romadhon berlari hingga dilakukan pengejaran. Namun saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan hingga terpaksa dilumpuhkan, selanjutnya tersangka kita amankan ke Polsek Kemuning,” ungkapnya.

Baca Juga :   Ribuan Driver Taksi Online Terancam Kehilangan Pekerjaan

Masih dikatakan Kapolsek, dalam aksi pencurian tersebut tersangka menikam perut dan tangan korban menggunakan gunting yang didapatkan tersangka saat mengacak lemari di kamar korban.

“Hal itu dilakukan tersangka karena aksi pencuriannya kepergok oleh korban. Sehingga tersangka dan korban sempat berkelahi, lalu tersangka menusuk perut sebelah kiri korban dan tangan korban. Usai kejadian, warga sekitar bersama anggota kita langsung membawa korban ke rumah sakit sehingga korban selamat,” katanya.

Lebih jauh dikatakan Kapolsek, dari penangkapan tersangka pihaknya mengamankan barang bukti berupa tas sandang berisi uang Rp 400.000 milik korban yang sempat dibawa kabur tersangka. Selain itu, polisi juga mengamankan gunting yang digunakan tersangka menikam korban Joni.

“Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 365 KUHP. Kini tersangka sudah kami amankan di Polsek Kemuning untuk dilakukan pengembangan, sebab dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan diketahui jika tersangka merupakan residivis dan pernah melakukan aksi pencurian sepeda motor di Kota Palembang,” tandas Kapolsek.

Baca Juga :   Simpan Paket Sabu, Pemuda di Babat Supat Muba Diciduk Polisi

Sementara tersangka Romadhon mengatakan, ia masuk ke dalam Ruko korban dengan cara memanjat tembok lalu naik ke lantai dua ruko. Setelah itu, dirinya masuk ke dalam ruko melalui terali.

“Setelah berada di dalam Ruko tersebut kemudian saya naik ke lantai tiga Ruko hingga menemukan kamar. Setelah itu, saya masuk ke dalam kamar itu lalu mengambil tas yang berada di dalam lemari.

Ketika itulah korban datang dari luar kamar lalu melihat saya mencuri sehingga korban berteriak.

Karena panik, akhirnya saya mengambil gunting yang ada di lemari kamar itu dan menusukan ke perut korban,” ungkapnya.

Masih dikatakan tersangka, setelah menikam korban selanjutnya ia berlari ke luar Ruko. Namun ternyata korban masih terus berteriak, akibatnya datang polisi dan sejumlah warga menangkapnya.

“Baru kali inilah saya mencuri di Ruko. Sebelumnya saya memang pernah mencuri sepeda motor bersama teman saya ‘AD’ (DPO),” ujar tersangka meringis kesakitan menahan luka tembak di kakinya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Lansia yang Tenggelam di Sungai Ogan Ditemukan Meninggal Dunia

Palembang, KoranSN Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang Lansia bernama Maleha (70) yang sebelumnya tenggelam …

error: Content is protected !!