Kerap Jual Sabu ke Pelajar, Pengedar Kelas Teri di Bekuk

Pelaku saat digiring oleh anggota Tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN
Dua warga Talang Baru Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi yang merupakan perusak penerus generasi bangsa harus merasakan dinginnya hotel prodeo, setelah keduanya diamankan tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi pimpinan Ipda Nasron Junaidi.

Keduanya yakni; Aan (28) dan Eki Satria (30), seorang petani karet yang nyambi menjadi bandar sabu kelas teri yang kerap kali menjajakan barang haram tersebut pada anak usia pelajar.

Keduanya diamankan petugas saat tengah duduk santai di sebuah pondok dipinggir jalan didaerah Talang Tumbur Kelurahan Talang Ubi, Rabu (15/11/2017) sekitar pukul 16.10 WIB.  Saat dilakukan penangkapan oleh tim Elang, didapati satu plastik klip bening kecil di saku kanan celana Eki yang dibeli dari Aan, dan juga didapati sebuah Samurai dengan panjang 70 centimeter.

“Sebenarnya menjualnya pada siapa saja, tetapi kebanyakan pelajar yang membelinya. Selain itu karena pekerjaan sebagai petani tidak terlalu besar,” aku kedua tersangka ini.

Baca Juga :   Tawap Tewas dengan Luka Bakar dan Tubuh Membiru

Sementara Kapolsek Talang Ubi, Kompol Suhardiman yang  disampaikan melalui Kanit Reskrim, Ipda Nasron Junaidi membenarkan atas penangkapan kedua tersangka tersebut.

“Penangkapan bermula ketika anggota kita mendapat laporan dari guru-guru sekolah yang sering mengeluhkan pelajarnya sering membeli sabu dengan kedua pelaku tersebut di pondok pinggir jalan Talang Tumbur Kelurahan Talang Ubi Barat. Lokasi tersebut dijadikan kedua tersangka untuk melakukan transaksi sabu kepada para pelajar. Tim Elang yang menerima laporan itu langsung menuju lokasi dan  melakukan penangkapan di pondok tersebut, ketika digeledah pelaku EKI di temukan satu bungkus kecil plastik bening berisikan sabu yang di simpan pelaku di dalam saku kanan celananya dan juga ditemukan satu bilah samurai milik pelaku Aan. Ternyata sabu tersebut di beli dari pelaku Aan seharga Rp 50 ribu. Dari informasi yang didapat kedua pelaku kerap menjualkan barang haram ini pada anak usia pelajar,” jelas Ipda Nasron.

Baca Juga :   Kawanan Begal Sadis di Lubuklinggau Didor Polisi

Kemudian kedua tersangka, lanjut Ipda Nasron, dibawa ke mapolsek talang ubi beserta barang bukti berupa satu bungkus kecil plastik bening klip berisikan cristal-cristal putih di duga narkoba jenis shabu-shabu seharga Rp.50.000, satu bilah senjata tajam jenis samurai bergagang kayu warna hitam sepanjang 70 centi meter, dan dua handpone milik kedua pelaku, demi penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku kita jerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoti, dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun kurungan,” pungkas Nasron. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

KPK Tetapkan Edhy Prabowo Sebagai Tersangka Penerima Suap

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka …