Kerusakan Jalan Provinsi di OI Jadi Perhatian Komisi IV







Rusdi Tahar. (foto-anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Unjuk rasa masyarakat Kecamatan Muara Kuang dan Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI), terkait jalan milik Provinsi yang rusak parah di daerah mereka menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Sumsel. Dalam waktu dekat, komisi IV akan memanggil Dinas PU Bina Marga (BM) Sumsel dan melaporkan permasalahan ini ke Gubernur Sumsel.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPRD Sumsel, Rusdi Tahar saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/7/2017).

“Ini (jalan rusak,red) akan menjadi bahasan Komisi IV. Minggu depan kita akan undang Dinas PU BM Sumsel untuk mempertanyakan kerusakan jalan ini, bahkan tidak hanya jalan provinsi di OI, tapi kita juga akan pertanyakan kerusakan jalan di OKU Timur dan juga OKI,” ungkap Rusdi Tahar.

“Masyarakat OI yang mengadukan soal kerusakan jalan provinsi ke DPRD Sumsel sudah benar karena ini juga rumah rakyat tempat menampung semua aspirasi. Nanti, masalah ini akan saya sampaikan juga pada Gubernur saat paripurna,” tambahnya.

Anggota DPRD Sumsel daerah pemilihan (Dapil) OI dan OKI ini mengakui, intensitas hujan tinggi yang terjadi beberapa minggu terakhir memperparah kondisi jalan di Muara Kuang dan Lubuk Keliat, termasuk kondisi tanah yang lembut serta adanya aliran Sungai Ogan di sisi jalan tersebut membuat tanah di daerah itu perlahan tergerus.

“Nanti kita akan tanyakan apa yang menjadi kendala dari perbaikan jalan di dua kecamatan itu, apakah karena anggaran yang kurang maksimal atau memang karena banyaknya titik jalan yang rusak sehingga perlu waktu untuk perbaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, puluhan warga Kecamatan Muara Kuang dan Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI), mendatangi gedung DPRD Sumsel, Kamis (6/7/2017). Mereka resah selama bertahun-tahun menikmati jalan rusak seperti kubangan kerbau.

Baca Juga :   Tidak Hadir di Pembukaan Festival Sriwijaya, Alex Tegur Walikota Palembang

Koordinator aksi, Alex Kazjuda mengatakan jalan milik provinsi tersebut, sudah rusak sangat parah, bahkan di beberapa titik sudah sangat sulit untuk dilalui. Sementara setiap tahunnya menurut Alex, perbaikan jalan tersebut dianggarkan melalui dana APBD Sumsel.

“Kenyataannya sampai saat ini, kondisi perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor tidak terlaksana dengan semestinya, jalan di tempat kami tetap hancur dan berantakan,” kata Alex.

“Oleh karena itu, harapan kami warga dua kecamatan meminta Gubernur Sumsel dan DPRD Sumsel serta pihak-pihak yang berkompeten tentang permasalahan ini dapat membenahi jalan desa-desa kami yang hancur,” harap Alex. (awj)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Manfaatkan Momen Idul Adha: Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan Hewan Qurban

Palembang, KoranSN Memaknai Hari Raya Idul Adha sebagai moment berbagi untuk sesama, Bank Sumsel Babel …

error: Content is protected !!