Kesal Motor Ditarik, Warga Gandus Nyaris Bakar Hidup-hidup Pegawai Leasing



Tersangka saat diamankan pihak kepolisian Polsek Kemuning. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Dirhansono (55), warga Perumahan PNS Pemkot Kecamatan Gandus Palembang nyaris membakar hidup-hidup pegawai salah satu leasing di Jalan Kol H Burlian Palembang dengan bensin dan korek api. Hal ini dilakukannya karena kesal sepeda motor kreditan yang digunakan anaknya ditarik pihak leasing.

Adapun pegawai leasing yang nyaris dibakar oleh tersangka yakni Sholahudin (48), warga Jalan Ki Marogan Kertapati Palembang. Kejadian ini terjadi, Kamis sore (6/9/2018) di lantai dua kantor leasing tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Kemuning, Ipda Arlan Hidayat, Jumat (7/9/2018) mengatakan, kejadian tersebut berawal saat tersangka datang ke kantor leasing karena sepeda motor kreditan yang dipakai anak tersangka ditarik oleh leasing. Setiba di kantor tersebut kemudian tersangka diberikan penjelasan oleh korban Sholahudin.

“Saat itu korban menjelaskan kepada tersangka terkait ditariknya sepeda motor tersebut. Selain itu, korban meminta agar tersangka menghadirkan konsumen atas nama yang ada di kontrak kredit motor. Sebab motor itu saat dikredit bukan memakai nama tersangka,” katanya.

Baca Juga :   Gerebek Dadu Kuncang, Penjudi Kocar-kacir

Masih dikatakannya, meskipun sudah dijelaskan namun tersangka meminta kepada korban untuk melihat fisik motor. Sehingga korban meninggalkan tersangka dan tersangka pun keluar dari kantor leasing itu.

“Selang beberapa jam, tersangka kembali lalu naik ke lantai dua kantor bertemu dengan korban. Setelah bertemu, tersangka kembali mengutarakan bahwa ia hendak melihat sepeda motor anaknya yang sudah ditarik leasing. Kemudian korban menjanjikan kepada tersangka jika sepeda motor tersebut bisa dilihat keesokan harinya. Namun ternyata tersangka tidak senang, sebab seolah-olah telah dipermainkan oleh korban. Akibatnya, tersangka mengeluarkan botol plastik berisi bensin dan menyiramkan ke tubuh korban,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, usai menyiramkan bensin tersebut selanjutnya tersangka mengeluarkan korek api dari saku celana dan hendak membakar korban.

“Akan tetapi saat korek api dikosetkan sebanyak tiga kali, korek api gas tersebut tidak hidup, lalu tersangka lari dan langsung diamankan oleh pihak scurity,” ujarnya.

Baca Juga :   Resahkan Warga Banten, 2 Orang Mengaku Polisi, Ditangkap Polisi Betulan

Lanjutnya, pihaknya yang mendapati informasi kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan tersangka.

“Kini tersangka sudah kami amankan di Polsek Kemuning. Dalam kasus ini tersangka disangkakan Pasal 187 KUHP Jo Pasal 53 KUHP. Selain itu, dalam kasus ini kami juga mengamankan barang bukti; botol plastik bekas tempat bensin, korek api gas, baju serta jaket korban yang sudah disiram bensin,” tandasnya.

Sementara korban Sholahudin saat ditemui enggan berkomentar banyak terkait kejadian tersebut. Namun dirinya membenarkan jika ia nyaris dibakar oleh konsumen usai menarik sepeda motor kredit.

“Saat itu saya minta agar bapak itu membawa dan menghadirkan orang yang ada di dalam kontrak kredit sepeda motor. Usai dijelaskan, tiba-tiba bapak itu mengeluarkan botol berisi bensin dari jaketnya, lalu menyiramkan bensin itu kepada saya. Setelah itu, bapak tersebut mau menyalahkan korek api membakar saya, tapi koreknya tidak menyala hingga orang itu diamankan scurity dan polisi,” ungkapnya. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Diduga Bunuh Diri, Juru Parkir Terjunke Sungai Musi

Palembang, KoranSN Diduga sengaja terjun, seorang pria bernama M Hidayat (24) dilaporkan tenggelam di Sungai …

    error: Content is protected !!