Ketakutan Ada OTT KPK, Plt Kadis PUPR Muara Enim Kembalikan HP Rp 15 Juta dari Kontraktor





Suasana sidang terdakwa Ramlan Suryadi dan Aries HB di PN Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ricky, Senin (21/9/2020) mengatakan, dalam sidang Plt Kepala Dinas (Kadis) PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi dan Ketua DPRD Muara Enim nonaktif Aries HB, terdakwa OTT suap proyek Bupati Muara Enim pihaknya menghadirkan saksi Della adik dari kontraktor pemberi suap, yakni Robi Okta Fahlevi (terpidana telah divonis).

Menurutnya, dimana dalam persidangan terungkap fakta jika pada perkara ini Della memberikan handphone (HP) seharga Rp 15 juta untuk Ramlan Suryadi berdasarkan perintah dari Robi Okta Fahlevi.

“Namun tak lama dari HP tersebut diberikan ada OTT KPK hingga membuat Ramlan Suryadi ketakutan lalu mengembalikan HP yang diterima terdakwa tersebut. Jadi, Ramlan ini sempat ketakutan karena adanya OTT KPK. Sedangkan untuk HP tersebut kini telah kami sita untuk dijadikan barang bukti,” ungkapnya usai persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang.

Baca Juga :   Terekam CCTV, Pencuri Kotak Amal Musholla Diringkus

Masih dikatakannya, selain Della pada sidang tersebut pihaknya juga menghadirkan saksi Jenifer selaku Staf Keuangan PT Indo Paser Beton yang merupakan perusahaan milik Robi Okta Fahlevi.

“Di persidangan Jenifer mengungkap catatan uang fee yang diberikan untuk kedua terdakwa. Dimana catatan tersebut dibuat saksi sesuai perintah dari atasanya, yakni Robi Okta Fahlevi,” katanya.

Diungkapkannya, jika dalam catatan tersebut ada sejumlah aliran uang fee yang diberikan Robi Okta Fahlevi kepada terdakwa Ramlan Suryadi dan Aries HB.

“Uang fee yang diberikan ini terkait 16 paket proyek dana aspirasi DPRD Muara Enim 2019 yang ada di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, yang semua proyeknya didapatkan oleh Robi Okta Fahlevi selaku kontraktor,” jelasnya.

Baca Juga :   Perkara Korupsi Hibah dan Bansos Sumsel 2013 Masih di Kejagung

Dilanjutkan Ricky, dari fakta persidangan juga terungkap jika ada aliran uang fee berupa uang dolar dan Yuan yang diberikan untuk terdakwa Aries HB.

“Hal ini dikuatkan dengan keterangan saksi Jenifer. Jadi keterangan saksi-saksi ini menguatkan dakwaan kami selaku JPU KPK jika
terdakwa Ramlan Suryadi dan Aries HB menerima fee dari Robi Okta Fahlevi,” pungkasnya. (ded)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sri Sulastri: Bakal Banyak yang Kena!

Palembang, KoranSN Pengamat Hukum Sumsel, Dr Hj Sri Sulastri SH MHum, Minggu (27/11/2022) mengatakan, jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!