Ketika ‘Lampu Merah’ Tak Lagi Dipatuhi

6
TEROBOS TRAFFIC LIGHT-Tampak beberapa pengendara kendaraan sepeda motor dengan santainya menerobos traffic light di simpang Charitas Palembang,Kamis(1/12/2016).FOTO-FERDINAND/KORANSN.

Palembang,KoranSN
Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Harris Batara, Kamis (1/12/2016) mengatakan, banyaknya pelanggaran lalulintas yang didominasi pengendara roda dua (R2) di persimpangan Lampu Merah Charitas dan lampu merah lainnya,mencerminkan masyarakat Kota Palembang masih belum mematuhi aturan lalu lintas.

“Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan tersebut, dilakukan  hanya rasa ingin cepat tiba di tujuan hingga membuat pengguna jalan mengabaikan beberapa aturan lalu lintas,” katanya.Pelanggaran masyarakat dalam berkendara banyak terjadi di sejumlah persimpangan lampu merah seperti di Lampu Merah Charitas, dan lainnya.Untuk mengatasi itu, pihaknya akan terus berupaya memberikan teguran bahkan tindakan tegas bagi pengendara nakal yang seenaknya melakukan pelanggaran.

“Saya himbau, untuk pengendara jangan seenaknya berkendara dan merasa tidak diawasi polisi lalu lintas. Kami tak segan memberikan tilang jika ada pengendara yang nekat melakukan pelanggaran, karena hal itu selain membahayakan dirinya sendiri, kecerobohan berkendaran juga bisa membahayakan nyawa orang lain,” tegasnya.Menurutnya, sebagai pengguna jalan sebenarnya merupakan pelopor penegakan aturan lalu lintas dengan cara tertib selama berkendara. Bukan ugal-ugalan dalam berkendara.

Baca Juga :   Pemkot Palembang Siapkan Dana Hibah untuk Perbaikan Gudang Logistik KPU

“Kita akan selalu siaga untuk bertindak cepat menangani permasalahan lalu lintas yang ada di kota Palembang. Karena selain angka pelanggaran lalu lintas yang jumlahnya cukup tinggi, masalah kemacetan juga menyelimuti di Palembang,” akunya.Diungkapkannya, dari data Sat Lantas Polresta Palembang, jumlah pelanggaran tertinggi banyak dilakukan oleh karyawan swasta, dan diikuti oleh kalangan mahasiswa dan pelajar serta sebagian kecilnya lainnya, pelanggaran juga dilakukan kalangan macam profesi lainnya.

Ia menghimbau, bagi pelajar yang sering melakukan pelanggaran lalulintas agar tertib berlalulintas. “Angka pelanggaran lalulintas pelajar ini, juga disebabkan oleh tingkat kemacetan serta minimnya transportasi di kota Palembang yang memadai,” tandasnya.Pantauan Suara Nusantara, di Simpang Lampu Merah Jembatan Fly Over Jakabaring, Rabu malam (30/11/2016), karena menerobos lampu merah, siswi SMA swasta yang berada di kawasan Plaju mengalami tabrakan dengan angkot.

Baca Juga :   Pelabuhan Sebagai 'Trade Facilitator' Kelas Dunia

Kejadian tersebut terjadi, ketika sepeda motor siswi tersebut hendak melaju dari Plaju meuju Kertapati namun ketika siswi itu menerobos lampu merah datang mobil angkot Jurusan Ampera-Jakabaring yang melaju dari arah Jembatan Ampera menuju Jakabaring, hingga saat tepat berada di bawah Jembatan Fly Over Jakabaring tabrakanpun tak terhindarkan. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Diresmikan MenPAN-RB, Palembang Miliki Mall Pelayanan Publik

Palembang, KoranSN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo hadir …