Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Editorial / Ketika Rupiah Tak Kujung Menguat

Ketika Rupiah Tak Kujung Menguat

Rupiah
Oleh Agus Harizal Alwie Tjikmat

SAMPAI pertengahan Mei 2015, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar USD (Amerika Serikat) masih sangat lemah atau tetap berkisar di atas Rp 12.000.

Betahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar bertengger di atas level Rp 12.000an per USD membuat pelaku industri akan terbebani. Pasalnya akan membuat tinggi biaya produksi, dan ujung-ujungnya banyak pelaku industri harus melakukan efisiensi dan penghematan untuk semua ongkos produksi.

Dampak buruk pelemahan Rupiah ini hampir mengenai seluruh pelaku industri dan pelaku usaha di Indonesia. Kini efeknya tak hanya untuk industri yang menggunakan bahan baku impor, tetapi semua pelaku usaha harus berhemat. Kondisi saat ini  juga yang menjadikan pebisnis terus menahan investasi atau menanamkan modal.

Baca Juga :   Megalith itu Terabaikan, Padahal ini Aset Berharga

Saat ini juga pelaku ekonomi kelas menengah terbebani karena harga komoditi yang  terus turun. Harapan harga  komoditi pertanian akan menguat rasanya sangat jauh dari impian.

Buruknya ekonomi saat ini sebagai akibat dari kelalaian pemerintah  dalam mengelola perekonomian nasional secara menyeluruh dalam kurun waktu yang lama.

Bangsa yang besar ini lupa di Bumi Pertiwi ini tersedia limpahan sumber daya alam. Kini kini menelan pil pahit karena rerlalu banyak mengandalkan impor.  Belum lagi saat ini gonjang ganjing politik tak kunjung reda, hal ini membuat kepercayaan  terhadap politik dan pemerintahan tak membaik.

Baca Juga :   Jika Korupsi Dibasmi, Negeri Kita Cepat Majunya

Nah makin terpuruk  kondisi Bangsa kita saat nilai tukar rupiah jatuh. Apalagi sentimen negatif di pasar keuangan maupun pasar saham terus ada.  Ini adalah bentuk ketidakepercayaan pasar terhadap kondisi Bumi  Pertiwi. (***)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  Oleh Zulkarnain Alregar KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.