Ketua DPRD Pagaralam Dijabat Perempuan, Wako Alpian: Bukti Kesetaraan Gender





Tiga pimpinan DPRD Kota Pagaraam yang dilantik.(foto-asnadi/koransn)/

Pagaralam, KoranSN

Tiga pimpinan DPRD Kota Pagaralam masa jabatan 2019-2024 berdasarkan keputusan Gubernur Sumatera Selatan No: 516/KPTS/I/2019 resmi dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Pagaralam Pengadilan Negeri Kota Pagaralam Kepala Pengadilan, Saut Erwin H A Munthe SH MH, Senin (30/9/2019).

Adapun pimpinan dewan dilantik yaitu Ketua Jeni Shandiyah SE MH, Hj Dessy Siska SE Sebagai Wakil Ketua I dan Efsi SE Sebagai Wakil Ketua II.

Kegiatan ini di hadiri oleh Walikota, Alpian maskoni SH Wawako, M Fadli SE, Pj Sekda, Drs Syamsul Bahri Burlian Msi, Setwan, Forkopimda, Camat, Lurah serta Beberapa Anggota DPRD Propinsi seperti David Hardianto Aljufri, Rudi Hartono, Alfrensi Panggarbesi, Oktafiansyah, dan para tamu undangan.

Baca Juga :   Polsek Indralaya Sosialisasi Prokes Di Pasar Tradisional

Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jeni Sandiyah mengatakan, setelah resmi dilantik tentunya akan segera menyelesaikan tugas yang telah diamanahkan dengan baik.

“Kita harus menyelesaikan tugas internal di DPRD sendiri dan yang kedua akan melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai legislatif,” ungkapnya.

Sementara Walikota Pagaralam Alpian maskoni SH, mengatakan setelah dilantiknya Pimpinan Dewan yang merupakan perempuan membuktikan kesetaraan gender lebih didepan di banding daerah lain.

“Perempuan cukup diperhitungkan di tanah Besemah hal ini dibuktikan dengan adanya pemimpin wanita di legislatif. Saya dan dirinya juga mengucapkan selamat kepada para pimpinan DPRD yang baru dilantik,” kata dia.

Baca Juga :   KPK Periksa 10 Saksi Suap Muba, Wartawan Diusir Secara Halus

Menurut dia,Pemerintah Kota Pagaralam mengucapkan selamat atas ditetapkanya Pimpinan definitive DPRD Kota Pagaralam Periode 2019-2024.

“Setrlah dilantiknya Pimpinan Dewan tentunya akan memperlancar tugas legislatif kedepanya,” papar Walikota. (asn)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

5 Desa di OKI Sepakat Jadi Bagian Tim Mitigasi Cegah Konflik Gajah dan Manusia

Kayuagung, KoranSN Konflik satwa gajah dan manusia kerap terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!