Ketua TAPD Harusnya Kaji Dulu Dana Hibah Masjid Sriwijaya





Siswo Sugianto Ahli Keuangan Negara memberikan keterangan secara virtual pada sidang terdakwa Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Siswo Sugianto Ahli Keuangan Negara dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan Mukti Sulaiman (mantan Sekda Sumsel yang juga Ketua TAPD Pemprov Sumsel) dan Ahmad Nasuhi (mantan Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel), terdakwa dugaan korupsi Masjid Sriwijaya, Senin (22/11/2021) di Pengadilan Tipikor Palembang.

Di persidangan Ahli mengatakan, jika dalam penganggaran dana hibah Masjid Sriwijaya Ketua TAPD harusnya mengkaji dan meneliti dulu semua usulan yang masuk berdasarkan anggaran prioritas.

Baca Juga :   Dua Tersangka Pembawa Sajam Diringkus

“Jadi Ketua TAPD selaku komandannya harus mengkaji dan meneliti semua usulan berdasarkan anggaran prioritas,” ujarnya.

Masih dikatakannya, kajian anggaran prioritas merupakan tahapan perencanaan, dimana dalam penganggarannya TAPD mesti menganggarkan kebutuhan yang prioritas. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

KPK Dalami Perintah Dodi Reza Atur Proyek Disertai Komitmen “Fee”

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami perintah tersangka Bupati Musi Banyuasin nonaktif Dodi Reza …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.