Ketua TP PKK Sumsel Kunker ke Lubuklinggau







Ketua TP PKK Sumsel, Hj.Febrita Herman Deru memberikan arahan kepada Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj.Yetti Oktarina Prana. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kota Lubuklinggau, kemarin (31/10/2018).

Kehadiran Orang Nomor Satu di TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, yang juga istri Gubernur Sumsel, H.Herman Deru di Kota Sebiduk Semare itu disambut langsung Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj. Yetty Oktarina Prana dan anggota di kantor Sekretariat TP PKK Kota Lubuklinggau Keluarahan Petanang Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau.

Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Febrita dalam kunjungan kali kedua sejak dilantik sebagai Ketua TP PKK Sumsel, saat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, H.Herman Deru dan H.Mawardi Yahya itu didampingi langsung Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Fauziah Mawardi Yahya. Pada kesempatan ini ia mengatakan.

Baca Juga :   Musrenbang Purwodadi, Bupati Mura Minta Kades Lebih Teliti Usulkan Pembangunan Prioritas

Di Lubuklinggau sudah mempunyai produk unggulan yang menjadi khas Lubuklinggau. “Disini sudah ada kopi rasa duren, ada juga kerajinan songket motif duren. Itu suatu unggulan yang bagus. Kita harus mempunyai unggulan yang berarti,” ujarnya.

Kunjungan kerja Febrita yang juga istri Gubernur Sumsel, H Herman Deru itu, didampingi pula Wakil TP PKK Provinsi Sumsel yakni Hj Fauziah Mawardi Yahya. “Jadi tidak harus mengikuti apa yang sudah ada di PKK,” bebernya.

Febrita mengatakan, dirinya mendapatkan beberapa masukan dari Ketua TP PKK Lubuklinggau yakni Hj Yetti Oktarina Prana Putra Sohe. Salah satunya mengenai bahan lomba agar bisa dipilih untuk satu kota yang paling bagus apa.

“Misal untuk linggau yang paling bagus apa. Misal posyandu. Yang dipilih itu akan kita bawa. Mudah-mudahan banyak lagi masukan-masukan dari yang lain,” ujarnya.

Baca Juga :   Sinergritas, TNI Polri di Lahat Olahraga Bersama

Sementara itu Ketua TP PKK Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina menjelaskan pihaknya dulu mempunyai kios PKK disimpang RCA, Jl A Yani. Dan ditahun 2015 diresmikan. Namun kios tidak berjalan sebagaimana diharapkan pihaknya.

“Kios PKK dibangun diatas milik negara atau badan jalan. Bangunan yang rapuh, cuman alumunium dengan maksud pemanfaatan sementara sampai pemerintah akan memakai tanah, maka kita mundur, bisa digusur. Akibatnya tidak dibangun permanen,” jelasnya.

Disamping ituu, karena kerapuhan tersebut, juga rentan pencurian. Dan hingga terjadi kebakaran beberapa waktu yang lalu. “Alam meminta kami menyerah sampai terjadinya kebakaran,” katanya. Pasca kebakaran, pihaknya mencari tempat baru yakni gedung dekranasda, depan halaman masjid agung as salam. Gedung itu kemudian dijadikan gedung pameran atau gerai dagang UKM binaan PKK dan dekranasda. (rif)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Usai Sholat Idul Adha, Masyarakat Desa Tambangan Mura Gelar Tradisi Sedekah Rame

Musi Rawas, KoranSN Masyarakat Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan …

error: Content is protected !!