Ketua Waria Palembang yang Tewas di Rusun Terluka Gorokan Senjata Tajam

Kapolsek IB I Palembang, Kompol Masnoni. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kapolsek IB I Palembang, Kompol Masnoni, Selasa (19/2/2019) mengatakan, dari hasil visum dokter forensik terhadap jenazah Ismail Efendi alias Ita (56) yang merupakan Ketua Organisasi Waria Palembang diketahui jika di leher korban terdapat luka gorokan senjata tajam.

Dijelaskan Kapolsek, selain itu di jemari tangan korban juga terdapat luka goresan senjata tajam, sedangkan di kepala korban terdapat luka benturan benda keras.

“Jadi dari hasil visum, di leher korban ada luka gorokan senjata tajam. Lukanya sangat lebar dan dalam, dimana panjang luka sekitar 20 Cm sedangkan dalam lukanya, yakni sedalam 7 Cm. Dari lokasi kejadian, kami juga mengamankan barang bukti pisau dan kayu balok,” ungkap Kapolsek.

Masih dikatakan Kapolsek, untuk mengungkap pelaku pembunuhan korban saat ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Untuk itulah, kini penyidik masih bekerja guna menangkap pelakunya dan mengungkap motif pembunuhan korban.

Baca Juga :   Buronan Pelaku Pembunuhan di PALI Ditangkap

“Kalau untuk motif tewasnya korban masih kami selidiki. Namun dugaan sementara, pelaku membunuh korban karena hendak mengambil barang berharga milik korban, sebab dari olah TKP dan pemeriksaan saksi yang kami lakukan terungkap jika hanphone dan dompet korban hilang dibawa pelakunya,” jelasnya.

Sementara untuk berapa jumlah pelaku yang membunuh korban lanjut Kapolsek, saat ini juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Belum diketahui berapa jumlah pelakunya, dan kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan,” tutup Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, Ismail Efendi alias Ita, Sabtu malam (16/2/2019) pukul 21.00 WIB ditemukan tewas di dalam rumahnya yang juga dijadikan salon di Jalan Tuah Patinaya Rusun Blok 12 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan IB I Palembang.

Pihak kepolisian yang medapatkan informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Sementara jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :    Ayu: Adik Saya Dokter Nurshabrina Baik-baik Saja di Lampung 

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, Minggu (17/6/2019) mengatakan, saat ditemukan kondisi jenazah korban sudah membusuk, diduga korban sudah sekitar 5 hari meninggal dunia. Dari itulah untuk mengetahui penyebab tewasanya korban apakah sakit atau korban dugaan pembunuhan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari dokter forensik.

“Tubuh korban saat ditemukan sudah membusuk jadi belum bisa diketahui apakah ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari itu saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter forensik untuk mengetahui penyebab kematian korban, selain itu kami juga masih terus melakukan penyelidikan” tegas Kasat. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Penimbun Gas LPG 3 Kg Ditangkap Polsek Kota Lahat

Lahat, koranSN ‘MZ’ (42), warga Jalan R Suprapto Talang Berangin Kelurahan Bandar Agung Kabupaten Lahat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.