Keuangan Digital Solusi di Tengah Pandemi



Seorang pelanggan memindai kode batang Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan gawainya saat transaksi melalui aplikasi digital perbankan Bank Muamalat di sebuah kedai kopi di Jakarta, Jumat (28/1/2022). Bank Indonesia memperkirakan transaksi digital banking pada tahun 2022 akan mencapai Rp49.733,8 triliun atau tumbuh 24,83 persen secara tahunan (yoy) bila dibandingkan tahun 2021 yang mencapai Rp39.841,4 triliun. (Foto/Antara)

Jakarta, KoranSN

Pandemi COVID-19 masih mendera Indonesia termasuk di Ibu Kota dan hingga kini menempati peringkat teratas yakni 14.353 kasus baru per 9 Februari 2022.

Baca Juga :   27 Kali Letusan Terjadi di Gunung Ili Lewotolok Dalam Sehari

Disinyalir tingginya kasus baru COVID-19 dipicu varian baru Omicron yang memiliki daya tular lebih tinggi.

Pemerintah pada akhirnya meningkatkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Ibu Kota menjadi level tiga dari sebelumnya level dua.

Sejauh ini kebijakan PPKM masih menjadi senjata andalan dari pemerintah untuk menekan angka penularan.

Kebijakan PPKM dianggap mumpuni untuk membatasi pergerakan masyarakat dan membuat masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan.

Namun, agaknya ada hal yang berbeda dengan penerapan PPKM kali ini. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Presiden Jokowi Minta Genjot Aktivitas Ekonomi Setelah Cabut PPKM







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

KJRI Dubai Sempat Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ekstrem di UAE

Jakarta, KoranSN KJRI Dubai sempat terdampak banjir dengan terhentinya aliran listrik akibat banjir yang dipicu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!