Khasiat Ikan Gabus, Atasi Diabetes hingga Kuatkan Tulang dan Gigi



Ilustrasi. (foto-net)

KONSUMSI ikan, diyakini lebih sehat daripada konsumsi daging sapi. Ikan mengandung lemak omega-3, sementara daging sapi mengandung lemak jahat yang tak sehat untuk tubuh.

Bukan cuma ikan salmon yang diyakini baik untuk dikonsumsi. Bahkan, ikan air tawar seperti ikan gabus pun sangat baik dikonsumsi.

Ikan gabus mengandung albumin, salah satu protein penting untuk tubuh manusia. Meski menyehatkan, banyak mitos dan fakta yang beredar tentang ikan gabus. Berikut mitos dan faktanya:

Walau dijadikan ikan asin, kandungan gizi ikan gabus tetap baik

Mitos. Ikan gabus yang sudah diolah menjadi ikan asin, dicampur garam, lalu dijemur di luar ruangan yang terik, tentu membuat kandungan gizi ikan ini akan hilang.

“Jika dijadikan ikan asin, sodiumnya kan tinggi. Jadi ini yang bisa menaikkan tekanan darah, ditambah lagi dijemur di tempat panas, jadi kandungan gizinya akan terurai,” kata Spesialis Gizi Klinik, Samuel Oetoro.

Konsumsi gabus dapat cegah kanker

Mitos. Ini lantaran kanker faktor penyebabnya sangat banyak. “Kanker itu multi faktor penyebabnya. Bagaimana cara pengolahan ikan gabus juga penting diperhatikan,” kata Samuel.

Baca Juga :   Perokok Berisiko Menderita Penyakit COVID-19 Lebih Parah

Supaya tidak menjadi kanker, Samuel sarankan, olah dengan proses memasak yang sehat

Ikan gabus bisa menyehatkan darah

Fakta. “Karena albumin adanya di darah, kegunaan albumin untuk menjaga tekanan di dalam pembuluh darah jadi stabil,” ucapnya.

Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Luka Pasca Operasi, Benarkah?

Jika albumin turun, darah pun bisa merembes keluar ke jaringan antar sel. Sehingga, bisa menyebabkan bengkak hingga trombosit rendah.

“Albumin juga punya tugas membawa zat-zat gizi ke darah. Jika albumin-nya rendah maka darahnya tidak sehat,” kata dia.

Ikan gabus bantu pembentukan tulang dan gigi lebih kuat

Fakta. Karena mengandung protein tinggi, maka tak perlu diragukan lagi, konsumsi ikan gabus bisa menyehatkan tulang dan gigi.

“Protein funginya di tulang untuk memperkuat dan memadatkan. Jadi penting makan makanan yang kualitas proteinnya bagus, jadi baik dikonsumsi,” kata Samuel.

Baca Juga :   Kementan Tegaskan Kalung Eucalyptus Tidak Diklaim Sebagai Antivirus

Bisa sembuhkan diabetes

Bisa mitos bisa fakta. “Ini bukti penelitian yang bisa menyembuhkan diabetes baru pada hewan. Saat dikasih makan, ikan gabus terjadi pengendalian kadar gula darah, tapi pada manusia penelitiannya belum terbukti,” ujar Samuel lagi.

Jika ingin merasakan manfaat dari konsumsi ikan gabus, Samuel memberikan tips bagaimana cara mengolah ikan gabus yang sehat.

“Cara konsumsi ikan gabus agar tetap sehat yang bagus ikan ini diolah dengan cara kukus atau di-steam. Jangan digoreng. Jika dikukus lalu ditambah beragam bumbu,” ujarnya.

Ada cara lain juga, bisa dibuat sup seperti pucung gabus. Tapi, lagi-lagi ingat, ikan gabusnya jangan digoreng. (viva.co.id)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pasien Sembuh dari COVID-19 di NTT Bertambah 1.243 Orang

Kupang, KoranSN Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebutkan sebanyak 1.243 orang pasien yang terkonfirmasi positif …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.