Klaim Pipa Disabotase, Ternyata Pertamina Pendopo Tak Pernah Lapor Polisi

Tampak ceceran minyak yang mencemari lingkungan di Desa Talang Akar. (foto/Anasrul)

PALI, KoranSN

Peristiwa bocornya pipa transfer minyak mentah milik Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field yang ada di wilayah Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, dimana penyebabnya diklaim pihak Pertamina akibat di sabotase pihak tidak bertanggungjawab, ternyata dari awal kejadian pada Kamis (2/3) sampai hari ini belum pernah melapor ke Polsek Talang Ubi.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes, ketika dijumpai SN, Kamis (9/3/2017).

Victor mengatakan, seharusnya apabila ada kejadian diduga sabotase, pihak Pertamina harus secepatnya membuat laporan.

“Itu kan tindak pidana,harus cepat diselidiki. Tetapi bagaimana kita menyelidikinya, sementara laporan saja sampai detik ini tidak ada,” ucapnya.

Baca Juga :   TKS Disarankan Bentuk Perhimpunan

Terpisah, Fery Prasetyo Asisten Manager Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field didampingi Budi Sudar Djanto kepala security perusahaan tersebut membantah kalau pihaknya belum pernah membuat laporan ke pihak kepolisian.

Diakuinya, pihak Pertamina saat kejadian saja langsung membuat laporan. Hanya saja, karena wilayah tersebut merupakan daerah perbatasan dengan Desa Sukajaya kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin, maka pihaknya membuat laporan ke Polsek Sungai Keruh.

“Laporan dari petugas dilapangan ke kita bahwa lokasi bocornya pipa itu ada di wilayah hukum Polsek Sungai Keruh, maka kami buat laporan ke sana. Namun, kalau memang wilayah itu masih wilayah Kabupaten PALI, maka kami akan buat laporan baru ke Polsek Talang Ubi,” jelasnya. (ans)

Baca Juga :   Ratusan Siswa di Muratara Demo Tuntut Kepsek Mundur Dari Jabatan
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

BPOM Palembang Sampaikan Tiga Program ke Bupati OKUT

Martapura, KoranSN Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palembang dan jajaran, melakukan audiensi ke …