KNKT Rekomendasikan Pembantu Pengemudi di Bus TransJakarta

Petugas berupaya mengevakuasi bus TransJakarta yang menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (3/12/2021). Menurut petugas penyebab kecelakaan bus TransJakarta bernomor polisi B 7277 TGC itu diduga akibat sopir yang kurang konsentrasi saat mengemudi. (Foto/Antara)

Jakarta, KoranSN

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan penempatan petugas yang membantu pengemudi di dalam bus TransJakarta diaktifkan kembali karena memiliki peranan penting untuk mengarahkan dan melayani penumpang.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan sebelumnya petugas pembantu pengemudi di dalam bus ditiadakan. Akibatnya, beban pengemudi semakin bertambah yang seharusnya hanya berkonsentrasi untuk mengemudi dan berhenti di halte tujuan.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Resmikan Operasional Kampung Nelayan Modern di Biak

“Kami lihat di beberapa halte TransJakarta ‘gap’ nya cukup besar dan fungs pembantu pengemudi ini dengan kondisi halte yang seperti itu sangat vital keberadaannya,” kata Soerjanto dalam FGD yang digelar oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta secara virtual, Rabu (9/2/2022).

Soerjanto menjelaskan bahwa tugas pembantu pengemudi tidak bisa dilimpahkan oleh pengemudi saja karena sopir membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk tetap berada di jalur busway dan berhenti di halte yang ditentukan. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kemenpan RB: ASN yang ke IKN Jadi 6.000 Orang Berdasarkan Prioritas

Jakarta, KoranSN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyatakan kloter pertama para …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!