Komisi II Minta Disdagprin Serius Tangani Masalah Kelangkaan Gas Melon





Irwan ST. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Irwan, ST ketua Komisi II DPRD Kabupaten PALI meminta agar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI serius dalam menangani kelangkaan tabung gas 3 kg yang terjadi di Kabupaten PALI dua hari terakhir.

Menurut Irwan, harusnya dinas terkait ketika mendapati kabar mengenai terjadinya kelangkaa langsung berkoordinasi ke agen atau yang lainnya.

“Jadi tahu, kenapa tiba-tiba menghilang, apa yang menyebabkannya. Sehingga, dalam waktu dekat dinas tersebut bisa langsung mengambil tindakan untuk mengatasi hal itu,” tutur ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten PALI itu, Selasa (1/8/2017).

Ia mengaku bahwa sudah banyak mendapat laporan dan keresahan dari masyarakat akibat terjadinya kelangkaan tabung gas yang biasa disebut gas melon itu.

Baca Juga :   Pimpinan DPRD OKU Timur Kecewa 16 Camat Tak Hadiri Rapat Paripurna

“Sekarang kan semua bertumpu pada tabung gas 3 kg, baik ibu rumah tangga, maupun industri-industri rumah tangga. Minyak tanah sudah tidak ada lagi. Bukan tidak mungkin IRT di PALI tidak masak, kemudian industri rumah tangga jadi tutup akibat hilangnya tabung gas tersebut,” sambungnya.

Ia berharap besok (hari ini, red) dinas tersebut sudah mendapat solusi. “Kita berharap besok sudah ada kabar baik. Dan masyarakat tidak resah lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejak Hari Senin (31/7/2017) kemarin tabung gas melon sudah langka di wilayah Pendopo Talang Ubi. Bahkan, kalaupun ada harganya melambung tinggi hingga menyentuh angka Rp 25.000,00.

Baca Juga :   Wako-Kapolres Lepas Angkutan Lebaran Pagaralam Melalui Pasangan Stiker

Bahkan, sampai berita ini diturunkan (Selasa, 1/8/2017) belum ada penjelasan lebih lanjut serta penyebab terjadinya kelangkaan tabung gas melon dari Disdagprin kabupaten PALI. (ans)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bahas Persiapan Pemilu 2024, KPU Temui Komisi I DPRD Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN Menghadapi Pemilu dan pemilihan serentak 2024, Komisoner KPU Kota Lubuklinggau audensi bersama Komisi …