Komisi IV DPRD Sumsel Minta Kepala BBPJN Palembang Diganti



Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Anita Noeringhati didampingi sejumlah anggota Komisi IV lainnya saat memberikan keterangan pers. (foto-SN/Anton Wijaya)

Palembang, KoranSN

Komisi IV DPRD Sumsel mengaku kecewa terhadap kinerja Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Palembang. Setiap diundang rapat bersama untuk koordinasi selalu tidak hadir, dan hanya diwakilkan. Padahal, koordinasi dan komunikasi sangat diperlukan, apalagi, Sumsel bersiap menghadapi Asian Games 2018 dan juga banyaknya kondisi jalan nasional di Sumsel yang butuh perbaikan.

“Kami sangat kecewa dengan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional ini, setiap kami ajak untuk berkoordinasi selalu tidak direspon positif. Kondisi ini sudah kami laporkan ke Kementrian PU PR, dan kami minta kepala balai diganti saja karena tidak bisa diajak bekerja sama,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Anita Noeringhati dalam keterangan resminya, didampingi sejumlah anggota Komisi IV lainnya, Senin (6/11/2017).

Menurut Anita, ketidakhadiran Kepala BBPJN sudah tidak bisa ditolerir lagi, karena undangan rapat bersama sudah dilayangkan beberapa kali, sejak bulan Maret, dan hingga kini selalu tidak hadir.

“Kami Komisi IV merasa dilecehkan apalagi yang mengundang itu kan koordinator kami yang juga Ketua DPRD Sumsel, tapi beliau tidak pernah datang. Padahal, rapat bersama ini sangat diperlukan karena kita perlu duduk satu meja, khususnya membahas soal pembangunan di Sumsel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BBPJN V Palembang (Sumsel-Babel-Lampung), Ir Zamharir Basuni, MMT saat dikonfirmasi membantah sengaja tidak menghadiri undangan rapat Komisi IV DPRD Sumsel. Ia beralasan, ketidakhadirannya dalam setiap undangan rapat dikarenakan sedang tidak berada di Palembang.

Baca Juga :   Gubernur Herman Deru Dorong Arowana Factory Kembangkan Usaha Kreatif

“Saya bukannya tidak mau hadir, tapi karena memang sedang ada pekerjaan. Saya kan tidak setiap hari di Palembang. Ada bertepatan dengan undangan rapat saya di Lampung, atau lagi di Jakarta. Jadi, memang tidak ada masalah,” terangnya.

Ia mengaku, selalu mengirimkan wakil (Kabid) untuk menggantikannya rapat di Komisi IV, tetapi selalu ditolak karena dianggap tidak berkompeten. “Padahal kapasitas yang mewakili saya itu sudah berkompeten,” pungkasnya. (awj)

 

 



Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Pengurus PEPADI Banjarnegara Periode 2024-2029 Dikukuhkan

Banjarnegara, KoranSN Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Banjarnegara masa bakti 2024-2029, Kamis malam (29/2/2024) dikukuhkan …

error: Content is protected !!