Komplotan Jambret Libatkan Pelajar SMA





Satreskrim Polres Muara Enim ringkus Tiga komplotan jambret
Muara Enim, SN
Tidak disangka, dua dari tiga komplotan jambret yang kerap meresahkan para ibu-ibu sebagai target operasinya masih berstatus pelajar di salahsatu SMA negeri di Muara Enim, Kamis (22/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kedua pelajar itu, ‘MRM’ (17) dan ‘GER’ (17) beralamat di Perumahan Darussalam, sedangkan pelaku lainnya, Romi Gusti Permana (18) warga Pelita Sari Muara Enim.

Penyergapan di Losmen yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, polisi mengamankan Romi Gusti Permana dan ‘MRM’, sedangkan ‘GER’ ditangkap di Perumahan Darussalam.

Pada saat polisi mengamankan, Romi dan ‘MRM’, petugas mendapati lima remaja lain sedang berada di kamar losmen tersebut.

Tiga diantaranya adalah remaja perempuan serta dua remaja laki-laki, Febi (19) warga Jalan Majapahit Muara Enim serta Ebiyansya (16) warga Kelurahan Muara Enim.

Lalu, petugas menggiring ketiga pelaku ke Mapolres Muara Enim, sementara kelima rekan-rekan tersangka turut dibawa  untuk dimintai keterangan, terkait hubungan mereka dengan komplotan jambret tersebut.

Dari catatan kepolisian, adanya laporan penjambretan yang diterima  pihak Polres Muara Enim, yakni kejadian dengan TKP  di Jalan Cut Nyak Dien depan Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kelurahan Tungkal Muara Enim dan  Jalan Bambang Utoyo tidak jauh dari hutan Kota Muara Enim.

Baca Juga :   Tersangka Kasus Campang Tiga di BNI Segera Ditetapkan

Atas dasar laporan polisi itu, Sat Reskrim Polres Muara Enim pimpinan AKP Khalid Zulkarnaen membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

Lalu, polisi dipimpin langsung Katim Lidik Aipda Hasyim melakukan penyisiran sekaligus pengejaran terhadap para pelaku penjambretan tersebut.

Akhirnya, petugas mendapati ciri-ciri pelaku diduga salah satunya adalah ‘FR’ (DPO). Hasil pengembangan didapat informasi jika komplotan ‘RR’ sering berada di seputaran Losmen Baru.

Tak membutuhkan waktu lama, tim buser meluncur ke lokasi losmen. Benar saja, setelah dilakukan penyergapan, anggota komplotan FR sedang berada di losmen tersebut.

Kendati, tidak berhasil menangkap Fr, tetapi petugas berhasil menciduk,  Romi dan MRM dan berlanjut menangkap Ger di rumahnya pada hari itu juga.

Bahkan, para tersangka tidak menyangkal, diduga terlibat dalam aksi penjambretan. Hal ini diperkuat dengan barang bukti yang berhasil disita petugas dari pelaku yakni, kunci T yang diakui keiga tersangka adalah milik ‘FR’.

Dari pengakuan tersangka itu juga, kalau. salahsatu korbannya adalah nenek-nenek bernama, Romlah (60) warga Desa Lubuk Empelas Muara Enim, yang baru pulang dari memeriksakan matanya karena Katarak di RS HM Rabain Muara Enim.

Baca Juga :   Joncik: Korupsi Bakal Menjadi-jadi

Sasaran kami selama ini ibu-ibu. Alasanya karena korban tidak akan melawan dan tidak akan melakukan pengejaran,”kata MRM di hadapan petugas. Mengenai pembagian hasil diakui pelaku, kerap digunakan untuk bersenang-senang atau  pesta pora.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Khalid Zulkarnain didampingi Kasubag Humas Iptu Arsyad  mengakui telah mengamankan tiga pelaku diduga komplotan jambret berikut mengamankan barang buktinya.

Menurut Kasat, satu pelaku yang diduga menjadi pimpinan komplotan tersebut sedang dalam pengejaran.
Tiga pelaku sudah kita amankan berikut disita,  barang bukti berupa dua unit sepeda motor Yamaha Mio dan 1 unit Honda Beat kesemuanya tanpa plat,”ungkap Kasat Reskrim. (yud)

Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Webinar Internasional Bahas Digitaliasi dan Ketidakpastian Ekonomi

Jakarta, KoranSN- Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan hingga saat ini menjadi salah satu pemicu timbulnya ketidakpastian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.