Konsumsi Premium Turun 6 %









GM Marketing Operation Region II Sumbagsel, Herman M Zaini memberikan potongan tumpeng perayaan HUT ke-58 tahun Pertamina kepada anak-anak panti asuhan, di Gedung Meditrania MOR II. (foto: Soimah)
GM Marketing Operation Region II Sumbagsel, Herman M Zaini memberikan potongan tumpeng perayaan HUT ke-58 tahun Pertamina kepada anak-anak panti asuhan, di Gedung Meditrania MOR II. (foto: Soimah)

Palembang, SN

Sejak dijualnya pertalite ke masyarakat, konsumsi premium di Sumbangsel mengalami penurunan sampai 6 %.  Pertalite berhasil menurunkan konsumsi Premium dibandingkan sebelum penjualan Pertalite. Konsumsi rata-rata Premium Sumbagsel sebelum penjualan Pertalite per hari mencapai 7000 KL, sejak adanya pertalite dapat ditekan sampai dengan 6600 KL.

Hal tersebut dikatakan  GM Marketing Operation Region II Sumbagsel, Herman M Zaini usai acara HUT Pertamina ke-58 di Gedung Meditrania MOR II Plaju Palembang, kemarin.

Dijelaskannya, untuk wilayah MOR II tersebarnya SPBU Pertalite di 5 propinsi. Sudah 127 SBPU di Sumbagsel telah menjual Pertalite dan 23 SPBU lagi sedang dalam tahap persiapan akhir untuk melakukan penjualan.

“Kami optimis atas pencapain penjualan pertalite tahun ini. Tahun depan penjualan pertalite terus berkembang dan akan bertambah jumlah SPBU yang menjual Pertalite,” tegasnya sembari mengatakan untuk total SPBU MOR II sebanyak 452 SPBU dan di Palembang ada 38 SPBU serta yang telah menjual pertalite 11 SPBU.

Kendala dalam penjualan pertalite dikatakannya, pada kapasitas tanki yang dimiliki di setiap SPBU berbeda. Tanki dan konsumsi terbesar di Sumsel berada di SPBU Coco Kenten yang dapat menampung sebesar 13 ribu kl/hari. Disusul Jambi sebesar 9 kl/hari. Dengan bertambahnya SPBU otomatis penjualan pertalite juga akan bertambah dan konsumsi yang dibutuhkan masyarakat juga bertambah.

Adanya pertalite dituturkannya, menjadi solusi bagi pengguna kendaraan sehingga konsumsi pertamax juga berkurang hingga 10 %. Apalagi sambutan masyarakat cukup baik sejak hadirnya pertalite di SPBU. Diperkirakan tahun depan akan terjadi peningkatan konsumsi pertalite sekitar 10 % sampai 30 %.

Sedangkan untuk produk lain dikatakannya, untuk kuota solar tahun ini sebesar 1. 856.017 kl terealisasi sampai November kemarin 1.384.887 kl atau sebesar 74,6 %. Sedangkan kuota premium 2.855.360 kl terrealisasi  2.302.111 kl atau 80,2 %. Sementara pertamax naik 35 % dan pertalite naik sebesar 65 % dari konsumsi rata- rata per hari 98,6 kl menjadi 165 kl.

Baca Juga :   APINDO Berupaya Atasi Kesenjangan Pendidikan & Kebutuhan Tenaga Kerja

Sementara itu Manager Area Sales Region II, Syafaat Jajuli mengatakan, tahun ini penjualan total pelumas di Sumbagsel meningkat 5% dibandingkan tahun lalu. Tahun ini total penjualan semua produk mencapai 33 juta liter di tahun 2015 ini.

Sementara itu Senior Supervisor External Relations PT Pertamina unit Marketing Operation Region (MOR) II, Alicia Irzanova menambahkan, dalam perayaan HUT ke-58 tahun Pertamina berbagi kasih dengan anak-anak panti asuhan, veteran dan masyarakat sekitar perusahaan.

Dalam acara syukuran kemarin Pertamina memberikan bantuan berupa bingkisan dengan total nilai Rp 85 juta, santunan untuk 30 orang anak yatim, pemberian bingkisan pendidikan untuk 58 orang anak mekanik yang berprestasi dan penyerahan bantuan untuk 9 posyandu di lingkungan wilayah operasional Pertamina di Palembang.

“Dalam perayaan kemarin, para pekerja di Sumbagsel menyaksikan pemaparan Dirut Pertamina mengenai pencapaian yg telah diraih Pertamina secara nasional melalui video conference,”pungkasnya. (ima)











Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Gunakan Mobil Listrik, Dirut PLN Jajal SPKLU di Rest Area 628B Saradan, Pastikan Seluruh Sistem Layanan SPKLU Andal

Madiun, KoranSN Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meninjau langsung kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!