Korban Arisan Online Datangi Polresta

Iliustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Naas apa yang dialami Eliza (26), dan sejumlah Ibu Rumah Tangga (IRT) lainnya ini. Pasalnya setelah menabungkan uang dengan jumlah lumayan besar, Eliza dan teman-temanya harus merelakan uang mereka dibawa kabur bandar arisan online yang mereka ikuti.

Merasa sudah ditipu, Eliza (26) bersama teman-temannya, Rabu (26/4/2017) melaporkan bandar berinisial ‘N’ (25) yang diduga arisan online tersebut ke SPK Terpadu Polresta Palembang.

Didepan petugas, Eliza menjelaskan, penipuan dengan modus arisan online ini, terjadi saat ia dan sejumlah temannya berkenalan dengan terlapor melalui facebook.

Karena sering chatting, terlapor lantas mengajak para korban untuk membentuk arisan online. Karena berfikir agar tak terlalu boros para korban lantas tergiur dan mau mengikuti arisan online yang dikelolah terlapor tersebut.

“Kami menyetorkan uang seminggu sekali dengan terlapor. Setiap sabtu minggunya, pasti terlapor mengumumkan nama siapa saja yang keluar untuk duluan mengambil uang tabungan itu. Namun sejak dua minggu belakangan ini sudah beberapa nama keluar, namun uang kami tak kunjung ditransfer oleh terlapor,” katanya.

Baca Juga :   Izin Senjata Api Bripda Azan Fikri Diperiksa

Bahkan, lanjut para korban, setelah dicoba dihubungi HP-nya, selalu tidak nyambung dan sangat sulit untuk dihubungi kembali.

“Selain, mendapatkan uang, kami juga dijanjikan terlapor akan mendapatkan emas, jika nama kami keluar saat penguncangan disetiap minggunya. Kami sudah mendatangi toko milik terlapor yang berada di Jalan Inspektur Marzuki Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB namun sudah sepi, dan keberadaan yang bersangkutan sudah tak tahu kemana rimbanya,” jelas para korban.

Dari pengakuan korban Eliza, atas kejadian ini ia harus mengalami kerugian sebesar Rp 12 juta. “Kami berharap terlapor dapat segera ditemukan polisi hingga uang kami meskipun tak seutuhnya, sebagiannya bisa kembali. Kami merugi bervariasi mulai dari jutaan hingga puluhan juta Pak!,” tuturnya.

Baca Juga :   KPK Cegah Istri Edhy Prabowo ke Luar Negeri

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara menuturkan laporan korban sudah diterima pihaknya dan segera akan ditindaklanjuti.

“Penyidik masih menggali informasi mendalam dari keterangan korban guna bahan penyelidikan sekaligus pengejaran terhadap terlapor yang diduga sudah melakukan penipuan dengan modus arisan online tersebut,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Giling PG Djatiroto

Lumajang, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan mesin giling di Pabrik …