Korban Corona Bertambah, Sehari 6 Warga Sumsel Meninggal Dunia

Tampak Ruang Isolasi di RSMH Palembang. (Foto-Ferdinand/Dokumentasi)

Palembang, KoranSN

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sumsel, Rabu (30/9/2020) dalam satu hari enam warga yang dinyatakan positif Covid-19 meninggal dunia. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Yusri.

Diungkapkannya, adapun data enam pasien yang meninggal dunia tersebut, terdiri dari; Musi Rawas dua orang, Lubuklinggau satu orang, Palembang satu orang, Prabumulih satu orang, dan Muara Enim satu orang.

“Dengan adanya penambahan tersebut maka total secara keseluruhan pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Sumsel berjumlah 348 orang,” katanya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk penambahan kasus konfirmasi baru Covid-19 per tanggal 30 September 2020, di Sumsel terdapat 111 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Adapun rincian 111 orang yang positif Covid-19 ini, terdiri dari; Palembang 13 orang, Musi Rawas tujuh orang, Prabumulih empat orang, Muara Enim tujuh orang, Lahat tiga orang, Pagaralam satu orang, Lubuklinggau 24 orang, OKUT satu orang, Empat Lawang 11 orang, Banyuasin tiga orang, Musi Banyuasin 24 orang, PALI 11 orang, Muratara satu orang, dan OKU satu orang. Dengan adanya tambahan tersebut maka total kasus corona secara keseluruhan di Sumsel menjadi 6.096 orang,” paparnya.

Baca Juga :   Jaringan Gas Bakal Jangkau Wilayah Seberang Ulu

Diungkapkannya, selanjutnya data untuk penambahan pasien sembuh di Sumsel berjumlah 86 orang, terdiri dari; Palembang 10 orang, Lahat lima orang, Prabumulih tiga orang, Muara Enim 55 orang, Lubuklinggau dua orang, Muratara empat orang, dan warga dari luar wilayah tujuh orang.

“Dikarenakan adanya penambahan pasien sembuh tersebut maka total pasien sembuh di Sumsel kini berjumlah 4.390 orang,” ujarnya.

Dilanjutkannya, dengan masih adanya pasien positif Covid-19 di Sumsel pihaknya menghimbau kepada warga untuk menjalankan tetap protokol kesehatan dengan disiplin.

Baca Juga :   Nazarudin Kiemas Meninggal Dunia

“Terutama di sekolah dan pondok pesantren yang sudah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka dihimbau agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, supaya tidak terjadi penyebaran atau penularan seperti yang terjadi di Lubuklinggau dimana adanya sejumlah santri di pondok pesantren terpapar Covid-19,” pungkasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

TP PKK Sumsel Sinergikan Program Kerja Tahun 2021

Palembang, KoranSN Meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi dan mempengaruhi seluruh lini kehidupan, tak terkecuali kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.