Korupsi dan Kisah Pilu Miranda Gultom

Miranda Goeltom

    KEMARIN  Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Goeltom, bebas dari tahanan.
Miranda yang kerap  bergaya modis tersebut dibebaskan dari lapas wanita Tangerang  setelah  menjalani hukumannya selama tiga tahun penuh di lapas.

Hanya untuk mengingatkan sebelumnya Miranda ditahan sejak 1 Juni 2012 dan diputus bersalah pada 25 April 2013. Dia divonis penjara tiga tahun setelah terbukti bersalah dalam kasus cek pelawat yang mengalir ke sebagian besar politisi di DPR. Miranda ditahan di Lapas Wanita Tangerang setelah Mahkamah Agung menolak kasasi yang ia ajukan.

Cerita Miranda Gultom hanya sedikit dari banyaknya kisah korupsi di Negeri ini. Apa yang terjadi dengan Miranda begitu banyak menguras energi Negeri ini yang tak pada tempatnya.

Baca Juga :   Teka Teki Pasangan Incumbent di Pilkada OKI

Tarik ulur dan intrik terjadi di balik terpilihnya Ia menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Bahkan ada beberapa wakil rakyat  kala itu yang harus tersandung masalah yang sama, karena terjebak lingkaran korupsi.

Memang Miranda sendiri menunaikan tugasnya sebagai Deputi BI sampai selesai. Namun tak pelak, waktu yang  tersita begitu banyak di balik ‘keperkasaannya’ menjabat Deputi BI.

Belajar dari pengalaman kisah pilu dan sedih karena korupsi yang terus menggurita di Negeri ini, hendaknya pejabat, pengambil keputusan dan aparat penegak hukum  dapat bercermain dengan kejadian dan peristiwa tersebut. Betapa korupsi menghancurkan negeri, betapa  begitu banyak kepintaran harus menjadi korban karena terkuras di tempat tak semestinya.

Baca Juga :   Apa Kabar Ekonomi Indonesia?

Mengapa pejabat dan aparat tak mencontoh  negeri-negeri di luar sana, yang semula terpuruk karena korupsi, kini menjadi ‘raksasa’ karena melakukan pemberantasan penyakit negeri dengan tegas.

Bumi pertiwi dengan alam yang maha kaya, tentu akan makin terdepan kalau diberdayakan pada fungsinya. Alangkah makin maju dan moderen Indonesia kalau korupsi berhasil dimusnahkan.

Apa yang terjadi dengan Miranda, hendaknya menjadi pengalaman berharga bagi oknum pejabat lain yang masih suka atau ‘hobi’ korupsi dengan berbagai modus. (***)



Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kapal Pengangkut Batubara Tabrak Plaza Dermaga 7 Ulu

Palembang, KoranSN Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara menabrak Plaza Dermaga 7 Ulu, Kota Palembang, menyebabkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!