Kota Batu Jatim Tambah Desa Tematik Kampung Sakura









Sejumlah spot rumah Jepang turut didirikan dengan pohon sakura dan tatanan taman sedemikian rupa untuk menambah suasana di Negeri Sakura. Pengunjung juga bisa menyewa baju dan pernak pernik khas Jepang seperti payung, kipas, hingga sewa baju kimono.

“Saya harap tematiknya lebih dipertajam, sehingga orang bisa kangen untuk berkunjung lagi ke Kota Batu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari memberikan dukungan dan apresiasi. Ia berharap, keberadaan Kampung Sakura dan Festival Kampung Sakura dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ia menilai, keberadaan desa wisata berbasis masyarakat merupakan salah satu sektor pariwisata berkelanjutan dan mampu menggerakkan sektor perekonomian setempat. Diharapkan, Festival Kampung Sakura bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Batu.

“Desa wisata merupakan pariwisata berkelanjutan yang berbasis masyarakat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi. Dengan berbagai potensi yang ada, festival kampung sakura menjadi destinasi wisata yang menarik untuk didatangi wisatawan,” kata Evy.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Batu memiliki program untuk mengangkat potensi tematik desa wisata atau keunggulan tiap-tiap wilayah dalam upaya meningkatkan minat kunjungan wisatawan secara berkelanjutan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pelindo Edukasi Nelayan di Benoa Bali Untuk Wisata Taksi Air

Denpasar, KoranSN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Sub Regional III Bali Nusa Tenggara mengedukasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!