KPK Amankan Rp 1,4 Miliar dari OTT Bupati Penajam Paser Utara



Tangkapan layar-Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1/2022) yang disiarkan melalui kanal Youtube KPK terkait penetapan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud beserta lima orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2021-2022. (Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang sekitar Rp1,4 miliar dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan kawan-kawan.

Baca Juga :   Barang Bukti 3 Gembong Narkoba yang Ditembak Mati Dimusnahkan

“Seluruh pihak yang diamankan beserta barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp1 miliar dan rekening bank dengan saldo Rp447juta serta sejumlah barang belanjaan dibawa ke Gedung Merah Putih (KPK) untuk dilakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan kronologi tangkap tangan Abdul Gafur dan kawan-kawan dalam jumpa pers di Gedung KPK.

Dalam OTT, tim KPK telah menangkap 11 orang pada hari Rabu (12/1/2022) sekitar pukul 19.00 WIB di wilayah DKI Jakarta dan Kalimantan Timur, yaitu Abdul Gafur, Nis Puhadi alias Ipuh (NP) dan Asdar (AD) selaku orang kepercayaan Abdul Gafur, Nur Afifah Balqis (NAB) dari pihak swasta/Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Plt. Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi (MI).

Baca Juga :   Mahasiswa Asal Palembang Tewas Kedinginan di Gunung Dempo

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro (EH), Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman (JM), Welly (WI) yang merupakan istri Mulyadi, Achmad Zuhdi alias Yudi (AZ) dari pihak swasta serta Supriadi alias Usup (SP), dan Rizky (RK) selaku orang kepercayaan Abdul Gafur. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penetapan Tersangka Dana Hibah Bawaslu Tunggu Hasil Penghitungan Kerugian Negara

Koransn, Lubuklinggau Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir melalui Kasi Intel Aan Tomo SH dan Kasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.