KPK Curiga Setya Novanto Tahu Kasus Korupsi Idrus Marham





Terpidana kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto. (foto-net/vivanews.com)

Jakarta, KoranSN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memeriksa Ketua DPR RI Setya Novanto terkait kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan bahwa berdasarkan keterangan awal didapat penyidik, Novanto mengetahui skandal yang telah menjerat Idrus Marham tersebut.

“Ya intinya seperti itu bahwa berdasarkan keterangan awal yang didapatkan penyidik bahwa Pak SN dianggap mengetahui,” kata Laode Syarif di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).

Laode menambahkan, pihaknya mencurigai komunikasi antara Idrus dengan Setya terkait proyek investasi senilai 900 dolar AS tersebut. Apalagi ketika itu Novanto masih menjadi Ketua Umum Golkar, sementara Idrus menjabat Sekjen Partai Golkar.

Baca Juga :   Wapres: Birokrasi Lambat Sumbat Penyerapan Anggaran COVID-19

“Dalam kapasitas apa saya belum tahu detailnya, tetapi berdasar gelar perkara yang saya ikuti, bahwa Pak SN mengetahui adanya proyek ini,” kata Laode.

Novanto sendiri ditanyai awak media, mengakui ditelisik mengenai Idrus Marham. Namun Novanto berdalih tidak ada kaitan dengan kepartaian. “Soal Pak Idrus saja,” kata Novanto.

Pada perkara ini, mantan Menteri Sosial Idrus Marham diduga menerima janji berupa uang senilai 1,5 juta dolar Amerika terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1. Idrus ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK berdasarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan yang diterbitkan pada tanggal 21 Agustus 2018.

Mantan Sekjen Golkar itu diduga bersama-sama mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih diduga menerima hadiah atau janji dari pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited, Johannes B Kotjo.

Baca Juga :   MGPA Pastikan Persiapan WSBK Mandalika Berjalan Optimal

Eni bersama Kotjo sudah lebih dulu ditahan penyidik KPK. KPK melakukan pengembangan dan teranyar menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka. Eni dan Idrus dituduh memuluskan Blackgold masuk ke dalam konsorsium anak usaha PLN yakni PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) dalam menggarap proyek investasi PLTU Riau-1. (vivanews)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Erick Thohir Koordinasikan 58 BUMN Salurkan Bantuan Gempa Cianjur

Cianjur, KoranSN Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengoordinasikan 58 perusahaan BUMN dalam …

error: Content is protected !!