KPK Dalami Pembelian Rumah Oleh Stafsus Edhy Prabowo dari Uang Suap

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.(foto-antara)

Jakarta, KoranSN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dua saksi mengenai pembelian rumah oleh tersangka staf khusus (Stafsus) Edhy Prabowo sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Andreau Misanta Pribadi (AMP) yang diduga bersumber dari uang suap.

KPK, Senin (22/2/2021) memeriksa karyawan swasta Yusuf Agustinus dan Zulhijar berprofesi sebagai petani/pekebun sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus suap perizinan ekspor benih lobster (benur) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca Juga :   Antasari Pertanyakan Eksekusi Barang Bukti Rp 546 M Kasus Bank Bali

“Yusuf Agustinus (karyawan swasta) dan Zulhijar (petani/pekebun) didalami pengetahuannya terkait pembelian rumah milik saksi Yusuf Agustinus oleh tersangka AMP yang diduga sumber uang untuk pembeliannya dari para eksportir yang memperoleh izin ekspor benur tahun 2020 di KKP,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, di Jakarta. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel
Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Rp5,4 miliar

Jakarta, KoranSN Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah diduga menerima Rp5,4 miliar dalam kasus dugaan suap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.